Paska Pemilu Minat Investasi Properti Meningkat; Hasil Survei BI

318

(Vibiznews – Properti) – Pemilu sudah selesai. Terlepas dari adanya dinamika pengaduan ke MK dan lainnya, pemilu kita telah diakui dunia sebagai pemilu yang paling kompleks dan berhasil berjalan sukses. Bank Indonesia (BI) baru saja merilis hasil survei konsumen periode Mei 2019 –paska pemilu- yang menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk berinvestasi di sektor properti meningkat.

Menurut rilis BI terbaru, Survei Konsumen bulan Mei 2019 (12/06), minat berinvestasi pada sektor properti kini sebesar 24 persen, naik dibanding periode April yang sebesar 22,3 persen.

Demikian juga, secara paralelnya, persentase responden yang berencana membeli atau membangun rumah dalam 12 bulan mendatang juga meningkat. Pada periode survei, sebanyak 7,5 persen responden menyatakan akan membeli atau membangun atau merenovasi rumah. Angka ini naik jika dibandingkan survei April 2019 yang sebesar 6,9 persen.

Sementara itu, 28,8 persen responden disebutkan menyatakan akan membeli atau membangun atau merenovasi rumah dalam 12 bulan mendatang, naik dari 27,9 persen pada bulan sebelumnya.

Di sisi lain, minat masyarakat untuk menempatkan dananya di perbankan seperti tabungan atau deposito mengalami penurunan. Pada Mei 2019 sebanyak 43,8 persen responden menyatakan akan menempatkan kelebihan pendapatannya dalam kurun waktu 12 bulan dalam bentuk tabungan atau deposito. Angka ini turun bila dibandingkan bulan sebelumnya yakni 44,9 persen.

 

Analis Vibiz Research Center melihat ini sebagai suatu perkembangan yang cukup menarik. Paska pemilu minat investasi properti di masyarakat mulai pulih kembali dari posisi sebelumnya yang banyak wait and see di tengah gejolak panasnya politik dan pemilu. Dengan demikian, benar bahwa kestabilan politik dan kondusifnya keamanan merupakan komponen penting sebagai pertimbangan masyarakat dalam mengambil investasi di sektor properti.

Dari sini, patutlah kita berharap agar proses pengaduan pemilu di MK yang sedang berlangsung, bahkan sampai kepada pelantikan resmi Presiden dan Wakli Presiden di bulan Oktober mendatang, suasana kondusif dan aman dapat terus terjaga. Sementara itu, pihak pengembang perlu cepat tanggap menangkap peluang dan minat masyarakat yang sedang berkembang untuk kembali berinvestasi di sektor properti. Momentum yang baik itu sayang bila dilewatkan.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here