Bursa Jepang Bertahan Dari Tekanan Jual Saham Asia

325

(Vibiznews – Index) – Perdagangan saham akhir pekan di bursa Asia Pasifik hari Jumat (14/06)  cetak keuntungan bervariasi karena harga minyak mentah naik setelah serangan terhadap dua kapal tanker di Teluk Oman pada hari Kamis.

Pasar saham Cina daratan tergelincir  setelah sebelumnya menguat, indeks komposit Shanghai turun 0,26% dan komponen Shenzhen juga turun 0,64%. Di bursa Hong Kong, indeks Hang Seng tergelincir 0,52%  karena ketegangan demonstrasi massa masih tetap tinggi menolak RUU ekstradisi yang kontroversial.

Di bursa saham Jepang, indeks Nikkei 225  naik 0,33% dengan saham eksportir utama sebagian besar lebih tinggi meskipun yen menguat. Sony naik lebih dari 3 persen, Panasonic menguat 0,4 persen dan Canon naik 0,2 persen, sementara Mitsubishi Electric turun 0,3 persen.

Untuk bursa saham  Korea Selatan diperdagangkan sangat lemah dengan penurunan cukup signifikan turun 0,50%. Mendapat tekanan kuat dari anjloknya beberapa saham unggulan seperti saham SK Hynix dan juga Hyundai.

Di kawasan pasifik, bursa saham Australia ikut bergerak lemah dengan indeks  ASX 200 diperdagangkan flat dari perdagangan sebelumnya setelah dibuka dalam penguatan. Namun untuk bursa saham New Zealand berhasil menguat dengan kenaikan 0,05 persen.

Untuk perdagangan saham di bursa efek Jakarta kembali menunjukkan pelemahan indeks, dengan IHSG turun 0,33 persen ke posisi 6250,78. Tekanan indeks banyak dipicu  oleh anjloknya saham -saham unggulan seperti sektor aneka industri  dan consumer.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here