Harga Minyak Mentah di Eropa Bersiap Cetak Kerugian Mingguan

616

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah perdagangan akhir pekan di sesi Eropa hari Jumat (14/06) anjlok di tengah kekhawatiran sengketa perdagangan AS-China akan mengurangi permintaan minyak global. Namun sentimen positif untuk pasar minyak masih bergema oleh serangan terhadap dua kapal tanker minyak di Teluk Oman yang mengangkat tinggi harga.

Harga minyak mentah berjangka Brent turun 14 sen menjadi $ 61,17 per barel  setelah naik 2,2% pada perdagangan sebelumnya. Demikian juga harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS turun 14 sen atau 0,27% menjadi $ 52,10  per barel. Perdagangan sebelumnya harga minyak WTI  ditutup naik 2,2%.

Secara teknikal harga kedua acuan minyak mentah tersebut sedang dalam jalur untuk penurunan mingguan lebih dari 3%. Badan Energi Internasional memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan untuk 2019 sebesar 100.000 barel per hari (bph) menjadi 1,2 juta barel per hari, karena prospek perdagangan dunia yang memburuk.

Pada hari Kamis, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak memangkas perkiraan 2019 untuk pertumbuhan permintaan minyak global bahkan lebih rendah dari IEA, menjadi 1,14 juta barel per hari.

Untuk perdagangan selanjutnya, analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak WTI selanjutnya berpotensi naik kembali ke posisi resisten 53.20 – 54.45. Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya akan turun menemui posisi support 50.93 – 49.48.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here