IHSG Rabu Ditutup Menguat 0,3% ke 6410; Sektor Aneka Industri Melejit

371

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan sesi Rabu sore ini (10/07) terpantau menguat kembali 0,35% atau 22,360 poin ke level 6.410,638 setelah dibuka naik ke level 6.393,190. IHSG didorong aksi beli investor dalam bias positif, sejalan dengan bursa kawasan Asia hari ini yang umumnya menguat menantikan arah the Fed lewat pidato Powell nanti.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini berbalik menguat dari sesi paginya untuk flat 0,0% ke level Rp 14.130, dengan dollar AS di pasar uang Eropa terkoreksi teknikal dari  posisi 3 minggu tertingginya dengan berkurangnya ekspektasi the Fed memangkas bunganya pada Juli ini. Rupiah stabil dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.130.

Mengawali perdagangannya, IHSG naik 4,8 poin (0,07%) ke level 6.393. Sementara indeks LQ45 ikut naik 2,4 poin (0,2%) ke level 1.020. Siang ini di penutupan sesi pertama IHSG ditutup naik 13,6 poin (0,21%) ke level 6.401. Sedangkan indeks LQ45 bertambah 1,8 poin (0,18%) ke level 1.022.

IHSG kemudian bertahan di zona hijau, dan di akhir sesi ditutup bertambah menguat 0,35% atau 22,360 poin ke level 6.410,638. Indeks LQ45 naik 4,500 poin (0,44%) ke level 1.025,190. Hari ini tujuh dari sepuluh sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor aneka industri yang menanjak 2,16%, diikuti sektor property yang naik 1,09%.

Tercatat sebanyak 233 saham naik, 189 saham turun dan 136 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 483.84 kali transaksi sebanyak 18,86 miliar lembar saham senilai Rp 7,66 triliun.

Sementara itu, bursa regional sore ini terlihat agak mixed dan banyak menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 0,15% dan Indeks Hang Seng yang naik 0,31%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Indosat (ISAT) 7,60%, Erajaya (ERAA) 7,14%, AKR (AKRA) 6,52%, dan Summarecon (SMRA) 4,60%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terdongkrak lagi aksi beli dan kepercayaan investor searah dengan bursa Asia, sementara bursa regional Asia banyak menguat dengan meredupnya ekspektasi pemangkasan suku bunga the Fed bulan Juli. Berikutnya IHSG nampaknya akan bisa meneruskan bias positifnya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.419 dan 6.465. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.324, dan bila tembus ke level 6.269.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here