Badai di Meksiko Pangkas Produksi Minyak AS dan Turunkan Harga

226

(Vibiznews-Commodity) – Harga minyak mentah di perdagangan sesi Asia hari Jumat (12/07) naik kembali setelah sempat turun dari posisi tinggi 1 bulan lebih yang terjadi perdagangan sebelumnya. Harga tertekan dikarenakan produsen minyak AS di Teluk Meksiko memangkas lebih dari setengah output mereka dalam menghadapi badai tropis.

Harga minyak mentah berjangka Brent yang juga acuan harga minyak internasional  naik 41 sen atau 0,62%, pada $ 67,01 per barel, perdagangan sebelumnya  ditutup turun 0,7%  setelah mencapai tertinggi sejak 30 Mei di $ 67,52 per barel.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 34 sen, atau 0,6%, menjadi $60,54 per barel, sebelumnya turun  0,38%  setelah sempat mencapai posisi  tertinggi sejak 23 Mei di $ 60,94.

Perusahaan minyak di Teluk Meksiko telah memangkas lebih dari 1 juta barel per hari (bpd) output atau 53% dari produksi di kawasan itu karena Badai Tropis Barry. Badai itu diperkirakan akan menjadi badai kategori satu dengan kecepatan angin setidaknya 74 mil per jam (119 km per jam).

Untuk perdagangan selanjutnya, analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak WTI akan mendaki ke posisi resisten 60.80 – 61.40. Namun jika bergerak lemah akan turun terus ke posisi support 59.90 – 57.30.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here