GBP/USD Menghapus Sebagian Besar Keuntungan Hariannya, Bertengger Di atas 1.25

183

(Vibiznews-Forex) Setelah “rebound” tajam dan menutup hari diatas 1.25 pada hari Rabu, pasangan matauang GBP/USD melanjutkan keuntungannya dan naik ke ketinggian minggua di 1.2570 kemarin. Namun, pasangan matauang ini kehilangan daya tariknya pada pertengahan kedua hari kemarin dan menghapus sebagian besar dari keuntungan hariannya dan terakhir diperdagangkan pada 1.2523, dimana hanya naik 0.2% pada hari itu.

Pada awal hari kemarin, di dalam laporan pertengahan tahunannya Financial Stability Report (FSR), Bank of England (BOE) mengatakan volatilitas pasar naik secara signifikan dalam hal Brexit yang tanpa kesepakatan, sehingga bank sentral Inggris ini akan harus sanggup mengatasi pengaruh negatif yang potensial dari Brexit tanpa kesepakatan dan konflik perdagangan.

Setelah pernyataan,”Resiko yang material dari disrupsi ekonomi tetap ada dari Brexit yang tanpa kesepakatan,” Gubernur Bank of England Carney mengatakan kepada reporter dan menambahkan bahwa sistem keuangan Inggris telah siap untuk Brexit dalam bentuk apapun yang diambil untuk membantu poundsterling Inggris mempertahankan keuntungannya terhadap dolar AS.

Namun kemudian pada jam perdagangan sesi Amerika Serikat,  pada hari Kamis, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan bahwa Consumer Price Index AS naik 0.1% pada bulan Juni, setelah kenaikan sejumlah yang sama pada bulan Mei. Data yang keluar mengatasi ekspektasi; perkiraan konsensus memandang angkanya tidak berubah. Untuk satu tahun, inflasi umum meningkat 1.6% kata laporan tersebut. Dengan menghilangkan harga energy dan makanan yang volatile, inflasi inti mengatasi ekspektasi, meningkat 0.3% pada bulan lalu, setelah kenaikan pada bulan Mei sebesar 0.1%. Ini adalah pertama kalinya di dalam 5 bulan CPI inti telah meningkat diatas 0.1%. Para ekonom hanya memperkirakan kenaikan 0.2%. Inflasi inti tahunan meningkat 2.1% pada bulan Juni, naik dari bulan Mei 2.0%. Laporan inflasi AS ini membuat indeks dolar AS pulih dari kerendahan mingguan yang semula berada di 96.80 dan sekarang berada di 97.04. Analis Wells Fargo mengatakan,”Laporan hari ini adalah konsisten dengan inflasi yang naik kembali kearah target FOMC pada bulan-bulan yang akan datang.”

Apabila turun maka pasangan matauang ini akan berhadapan dengan “support” awal di 1.2505 yang apabila tertembus akan lanjut ke 1.12480 dan kemudian 1.12439. Sebaliknya pergerakan naik akan berhadapan dengan “resistance” awal di 1.2605 yang apabila berhasil ditembus akan lanjut ke 1.2660 dan kemudian 1.2740.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here