Tidak Semua Bursa Asia Bergerak Untung Karena Ekonomi Singapura Melemah

534

(Vibiznews – Index) – Pada pertengahan perdagangan  saham Asia hari Jumat (12/07)  hanya naik tipis dikarenakan berita perkembangan kondisi ekonomi Singapura yang melemah pada data PDB periode kuartal kedua yang menyusut lebih dari yang diperkirakan.

Produk domestik bruto di Singapura turun 3,4% pada periode April-Juni dibandingkan dengan kuartal sebelumnya secara tahunan. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, PDB tumbuh 0,1% pada kuartal kedua, yang merupakan  pertumbuhan yoy  paling lambat sejak kuartal kedua 2009. Merespon data ini bursa saham Singapura tetap kuat dengan indeks ST naik 0,33%.

Indeks Nikkei 225 di bursa saham Jepang diperdagangkan naik 0,12% meskipun kurs yen sedang kuat terhadap dolar AS. Saham-saham eksportir utama banyak menguat meskipun yen menguat seperti saham Sony.

Bursa saham China Daratan pulih dari penurunan sebelumnya dengan indeks komposit Shanghai naik 0,46%, demikian juga dengan  indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong alami penguatan  0,5%. Investor selanjutnya akan mencari rilis data perdagangan China untuk Juni,  untuk menilai dampak perang perdagangan Beijing yang sedang berlangsung dengan Washington.

Perdagangan bursa saham Korea Selatan masih mampu menguat dengan kenaikan indeks Kospi  sebesar 0,24%. Mendapat dukungan dari penguatan saham Samsung Electronics dan juga saham eksportir Hyundai.

Untuk perdagangan kawasan pasifik bergerak lemah dengan bursa saham Australia retreat namun bursa saham New Zealand masih bergerak rally. Indeks ASX 200 Australia turun secara fraksional karena sebagian besar sektornya tergelincir. Untuk bursa saham Selandian Baru, indeks NZX 50 turun 0,01 persen.  Secara keseluruhan, indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,11%.

Demikian juga terjadi pergerakan yang buruk pada perdagangan bursa saham Jakarta dengan  IHSG  melemah   0,34 persen ke 6395.21, dengan tekanan kuat dari anjloknya  saham-saham sektor infrastruktur  dan   aneka industri.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here