IHSG Selasa Berakhir Terkoreksi 16 Poin ke 6401; Profit Taking Wajar

260

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan sesi Selasa sore ini (16/07) terpantau dalam koreksi 0,25% atau -16,354 poin ke level 6.401,880 setelah dibuka turun ke level 6.414,729. IHSG dihadang profit taking wajar setelah melejit di sesi kemarin, dengan bursa kawasan Asia hari ini mixed dalam menyikapi risalah bank sentral Australia RBA yang siap bertindak pada tingkat suku bunganya bila diperlukan.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini masih terkoreksi 0,11% ke level Rp 13.935, dengan dollar AS di pasar uang Eropa merangkak naik oleh melemahnya poundsterling karena kekhawatiran pasar atas perkembangan Brexit. Rupiah menguat signifikan dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 13.920.

Mengawali perdagangannya, IHSG turun 3,5 poin (0,05%) ke level 6.414. Sementara indeks LQ45 berkurang 2,2 (0,2%) ke level 1.027. Siang ini di penutupan sesi pertama IHSG ditutup turun 21 poin (0,33%) ke level 6.397. Sedangkan indeks LQ45 turun 3,8 poin (0,37%) ke level 1.024.

IHSG kemudian tetap berada di zona merah, dan di akhir sesi ditutup dengan koreksi 0,25% atau -16,354 poin ke level 6.401,880. Indeks LQ45 turun 2,613 poin (0,25%) ke level 1.025,526. Hari ini tujuh dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor industry dasar yang merosot 0,85%, diikuti sektor property yang turun 0,76%.

Tercatat sebanyak 158 saham naik, 236 saham turun dan 157 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 509.25 kali transaksi sebanyak 15,46 miliar lembar saham senilai Rp 7,49 triliun.

Sementara itu, bursa regional sore ini terlihat variatif, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 0,69% dan Indeks Hang Seng yang naik 0,23%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Ace Hardware (ACES) -3,00%, Erajaya (ERAA) -2,02%, Waskita (WSKT) -1,86% dan Bank BTN (BBTN) -1,21%,

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi profit taking wajar di area konsolidasi setelah menanjak kuat kemarin, sementara bursa regional Asia agak mixed sembari menyimak rencana pergerakan bunga dari bank sentral Australia RBA. Berikutnya IHSG nampaknya sedikit tertahan aksi jual pendek tetapi keseluruhannya masih dalam sentimen positifnya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.465 dan 6.516. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.324, dan bila tembus ke level 6.269.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here