IHSG Rabu Melemah 7 Poin ke 6394; Sambil Menunggu BI Searah Bursa Kawasan

290

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan sesi Rabu sore ini (17/07) terpantau melemah tipis 0,11% atau -7,271 poin ke level 6.394,609 setelah dibuka turun ke level 6.395,464. IHSG terkoreksi mengikuti bursa Asia di tengah kurang jelasnya arah BI 7-DRR, dengan bursa kawasan Asia hari ini memerah oleh kembalinya ketidakpastian negosiasi dagang AS – China.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini lanjut terkoreksi 0,32% ke level Rp 13.980, dengan dollar AS di pasar uang Eropa stabil setelah melejit sebelumnya oleh kuatnya data retail sales AS serta melemahnya euro. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 13.935.

Mengawali perdagangannya, IHSG turun 6 poin (0,1%) ke level 6.395. Sementara indeks LQ45 berkurang 1,7 (0,17%) ke level 1.023. Siang ini di penutupan sesi pertama IHSG ditutup turun 19 poin (0,31%) ke level 6.382. Sedangkan indeks LQ45 turun 4,9 poin (0,48%) ke level 1.020.

IHSG kemudian tetap berada di zona merah, dan di akhir sesi agak menanjak dan ditutup dengan melemah tipis 0,11% atau -7,271 poin ke level 6.394,609. Indeks LQ45 turun 1,557 poin (0,15%) ke level 1.023,969. Hari ini sembilan dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor aneka industry yang merosot 3,66%, diikuti sektor infrastruktur yang turun 0,51%.

Tercatat sebanyak 164 saham naik, 254 saham turun dan 127 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 485.18 kali transaksi sebanyak 18,54 miliar lembar saham senilai Rp 8,99 triliun.

Sementara itu, bursa regional sore ini terlihat memerah, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 0,31% dan Indeks Hang Seng yang turun 0,09%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Alfa Energi (FIRE) -10,85%, Astra (ASII) -4,70%, Charoen Pokphand (CPIN) -3,26% dan Japfa (JPFA) -1,79%,

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi profit taking di tengah pasar yang masih menebak hasil RDG BI Kamis ini, sementara bursa regional Asia memerah oleh kembalinya ketidakpastian pada negosiasi dagang AS – China. Berikutnya IHSG nampaknya dalam sikap wait and see tetapi keseluruhannya masih dalam sentimen positifnya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.465 dan 6.516. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.324, dan bila tembus ke level 6.269.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here