Harga Minyak di Eropa Kembali Lemah Setelah Sempat Kuat di Asia

551

(Vibiznews-Commodity) – Harga minyak mentah sempat rebound awal perdagangan sesi Asia hari Kamis (18/07), namun masuki perdagangan sesi Eropa turun kembali melanjutkan sentimen perdagangan sebelumnya. Kekuatan rebound di sesi Asia terangkat oleh kekhawatiran lemahnya permintaan global merespon kuatnya pasokan minyak olahan, yang juga dipengaruhi oleh laporan ekspor Jepang turun ke posisi terendah 7 bulan.

Harga minyak mentah Brent berjangka  yang juga acuan internasional turun 0,09 persen  pada $63,50, perdagangan sebelumnya harga minyak berjangka ini anjlok 1,5%. Demikian juga harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate turun 0,3 persen menjadi $56,57,  perdagangan sebelumnya harga minyak berjangka ini anjlok 1,4%.

Perdagangan sebelumnya harga minyak anjlok ke posisi terendah 2 pekan merespon laporan mingguan  EIA yang menyebutkan terjadi peningkatan besar dalam persediaan produk olahan meskipun pasokan minyak mentahnya turun sangat drastis.

EIA laporkan persediaan minyak mentah AS turun 3,1 juta barel, lebih dari perkiraan untuk penurunan 2,7 juta barel. Namun pasokan bensin naik 3,6 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi untuk penurunan 925.000 barel. Stok distilasi tumbuh 5,7 juta barel, jauh lebih besar dari ekspektasi untuk kenaikan 613.000 barel.

Untuk perdagangan selanjutnya, analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak WTI akan mendaki ke posisi support 55.65 – 54.30. Namun jika bergerak kuat  akan mendaki ke posisi resisten 57.65 – 59.11.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here