IHSG Kamis Pagi Menguat ke 6397; Sempat 2 Arah Lalu Rebound

286

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Kamis pagi ini (1/08) terpantau  sempat dua arah dan menguat 0,10% atau 6,566 poin ke level 6.397,792 setelah dibuka turun ke level 6.385,264. IHSG berupaya melanjutkan rebound sebelumnya dengan melawan arah pasar regional, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya melemah mengikuti Wall Street dan oleh rilis data ekspor Korsel yang anjlok 11% di bulan Juli.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau melemah tajam 0,51% ke level Rp 14.088, dengan dollar AS di pasar uang Asia melompat tajam ke level 2 tahun tertingginya terhadap euro setelah pidato Chairman the Fed Powell yang ditangkap pasar the Fed tidak agresif dalam pemangkasan bunga selanjutnya. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.017.

Mengawali perdagangannya, IHSG turun 5,242 poin (0,05%) ke 6.385,264. Indeks LQ45 berkurang 1,482 poin (0,14%) ke 1.020,951. Pagi ini IHSG terpantau menguat 0,10% atau 6,566 poin ke level 6.397,792. Sementara LQ45 terlihat turun 0,09% atau 0,956 poin ke level 1021,611.

Tercatat saat ini sebanyak 128 saham naik, 172 saham turun dan 138 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Kamis subuh ini berakhir melemah, setelah pemangkasan bunga the Fed 25 bps, tetapi pidato Powell menyatakan ini bukan merupakan awal dari siklus penurunan suku bunga tahun ini. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat banyak melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,02% dan Indeks Hang Seng yang turun 0,56%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini sempat dua arah dan kemudian menguat dalam konsolidasi, sementara bursa regional Asia melemah oleh rilis data ekspor Korsel yang anjlok 11% di bulan Juli. Berikutnya IHSG nampaknya agak berkonsolidasi tetapi masih ada kekuatan lanjutkan rebound sebelumnya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.419 dan 6.468. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.283, dan bila tembus ke level 6.269.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here