IHSG Jumat Pagi Tertekan 0.5% ke 6349; Bursa Asia Merah oleh Perang Dagang

355

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir pekan Jumat pagi ini (2/08) terpantau tertekan melemah 0,50% atau -31,723 poin ke level 6.349,335 setelah dibuka turun ke level 6.341,124. IHSG tertekan searah dengan sentimen pasar regional, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya melemah setelah Trump menyatakan akan menambahkan tariff atas impor China.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau melemah tajam 0,67% ke level Rp 14.210, dengan dollar AS di pasar uang Asia terkoreksi meninggalkan level 2 tahun tertingginya setelah Trump menyampaikan akan menambahkan tariff atas impor China. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.116.

Mengawali perdagangannya, IHSG turun turun 40 poin (0,6%) ke level 6.341. Indeks LQ45 berkurang 9 poin (0,97%) ke level 1.006,891. Pagi ini IHSG terpantau melemah 0,50% atau -31,723 poin ke level 6.349,335. Sementara LQ45 terlihat turun 0,73% atau 7,426 poin ke level 1009,327.

Tercatat saat ini sebanyak 110 saham naik, 223 saham turun dan 110 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Kamis subuh ini berakhir melemah, setelah pernyataan Trump memicu kekhawatiran pasar akan memanasnya peranbg dagang. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat banyak melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 2,36% dan Indeks Hang Seng yang turun 2,26%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terseret sentiment negative bursa global oleh memanasnya tensi perang dagang, sementara bursa regional Asia melemah oleh pernyataan Trump akan menaikkan tariff impor China 10%. Berikutnya IHSG nampaknya masih akan berhadapan dengan tekanan jual dan mendarat di fase konsolidasi, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.404 dan 6.468. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.283, dan bila tembus ke level 6.269.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here