IHSG Senin Pagi Tertekan 100 Poin ke 6237; Bursa Asia Masih di Zona Merah

461

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal pekan Senin pagi ini (5/08) terpantau tertekan melemah tajam 1,59% atau 102,241 poin ke level 6.237,805 setelah dibuka turun ke level 6.311,164. IHSG tertekan searah dengan sentimen pasar regional serta data PDB kuartal 2 yang sedikit lebih rendah dari periode sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya melemah di tengah tensi dagang AS – China dan anjloknya bursa Hong Kong di antara pemogokan massal.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau melemah tajam 0,55% ke level Rp 14.258, dengan dollar AS di pasar uang Asia masih terkoreksi memasuki hari yang ketiga di tengah memanjangnya konflik dagang AS – China. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.180.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah ke level 6.311. Indeks LQ45 juga turun 9 poin (1,04%) ke level 997. Pagi menjelang siang ini IHSG terpantau melemah tajam 1,59% atau 102,241 poin ke level 6.237,805. Sementara LQ45 terlihat turun 2,12% atau 20,944 poin ke level 987,714.

Tercatat saat ini sebanyak 87 saham naik, 313 saham turun dan 99 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Sabtu subuh ini berakhir melemah signifikan oleh rencana AS yang akan menambah tariff impor China 10% serta data pertambahan tenaga kerja AS yang melambat. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat banyak melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 2,29% dan Indeks Hang Seng yang turun 2,89%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini masih terus terseret sentimen negative bursa global oleh memanasnya tensi perang dagang serta data pertumbuhan PDB kuartal 2 5,05% secara tahunannya yang lebih rendah dari kuartal pertama, sementara bursa regional Asia melemah oleh memanjangnya konflik dagang. Berikutnya IHSG nampaknya masih akan berhadapan dengan tekanan jual dan mendarat di fase konsolidasi, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.404 dan 6.468. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.190, dan bila tembus ke level 6.110.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here