IHSG Kamis Pagi Meloncat 0,7% ke 6247; Meneruskan Rebound oleh Bargain Hunting

421

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Kamis pagi ini (8/08) terpantau melanjutkan rebound-nya kemarin dengan menguat signifikan 0,74% atau 46,214 poin ke level 6.247,918 setelah dibuka naik ke level 6.224,898. IHSG melompat meneruskan rebound kemarin oleh bargain hunting setelah data melejitnya cadangan devisa RI, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya variatif sembari menantikan rilis data perdagangan China.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau agak stabil dengan melemah tipis 0,04% ke level Rp 14.229, dengan dollar AS di pasar uang Asia balik terkoreksi di antara pasar yang memburu aset safe haven seperti yen. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.223.

Mengawali perdagangannya, IHSG naik 20 poin (0,33%) ke level 6.224. Sedangkan indeks LQ45 bertambah 5 poin (0,53%) ke level 981,460. Pagi ini IHSG terpantau menguat signifikan 0,74% atau 46,214 poin ke level 6.247,918. Sementara LQ45 terlihat naik 6,62% atau 6,100 poin ke level 982,433.

Tercatat saat ini sebanyak 224 saham naik, 86 saham turun dan 131 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Kamis subuh ini berakhir variatif di antara ketidakjelasan konflik dagang AS – China. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat mixed dan banyak menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,59% dan Indeks Hang Seng yang naik 0,37%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini kuat terdorong rebound kemarin meninggalkan area oversold-nya oleh rilis data cadangan devisa RI yang meningkat $2 miliar pada Juli lalu, sementara bursa regional Asia variatif menantikan rilis data perdagangan China. Berikutnya IHSG nampaknya masih dalam sentiment positif oleh bargain hunting, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.404 dan 6.468. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.022, dan bila tembus ke level 5.918.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here