Ambruknya Yield Obligasi Lemahkan Posisi Dolar AS di Asia

140

(Vibiznews – Forex) – Jelang akhir perdagangan forex sesi Asia hari Kamis (15/08), dolar AS retreat dari kenaikan2 hari berturut sebelumnya dalam indeks dan juga melemah terhadap beberapa rival utamanya. Lemahnya kekuatan dolar AS dipicu oleh laku kerasnya obligasi jangka panjang hingga membuat imbal hasilnya anjlok ke posisi rekor terendah.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang  30 tahun perdagangan sebelumnya anjlok 2 persen lebih ke posisi 2,15%, yang merupakan posisi terendah sejak Juli 2016. Sedangkan imbal hasil obligasi 10 tahun anjlok ke posisi 1,55%, yang merupakan posisi terendah sejak Maret 2017.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap mata uang utama lainnya sedang melemah  0,08 persen dari penutupan sebelumnya ke posisi 97.90 setelah dibuka pada posisi  98.00.  Perdagangan sebelumnya posisi dolar AS sampai ke puncak 98.05.

Terhadap rival utamanya, dolar AS  melemah terhadap beberapa rival utamanya oleh kekhawatiran tentang perkembangan perdagangan AS dan China dan ditambah dengan ekspektasi inflasi yang tidak bersemangat. Sehingga pasar lebih memilih mata aset safe haven.

Secara teknikal untuk perdagangan selanjutnya menurut analyst Vibiz Research Center   indeks dolar diperkirakan  turun ke posisi support  di 97.74 – 96.82. Dan jika terjadi pergerakan sebaliknya akan mendaki ke posisi resisten 98.10 –  98.85.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here