Bursa Amerika Melemah Hiraukan Data Ekonomi Optimis

275

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Amerika mengakhiri sesi perdagangannya dengan mayoritas indeks menurun dari perdagangan sebelumnya, karena investor tetap berhati-hati menjelang pidato Ketua Fed Jerome Powell di simposium tahunan Jackson Hole bank sentral pada hari Jumat. Selain itu juga terpantau imbal hasil obligasi jangka panjang AS meningkat yang membalikkan kekhawatiran akan adanya resesi.

Sentimen negatif pasar juga datang dari komentar dovish beberapa pejabat Fed jelang pertemuan tahunan Fed pada Simposium Ekonomi Jackson Hole, yang membuat investor enggan mengambil langkah signifikan.

Presiden Fed Kansas City Esther George mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg TV bahwa ia akan senang untuk posisi suku bunga pada level saat ini, sementara itu Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker mengatakan ia tidak melihat perlunya pemotongan suku bunga lagi.

Tekanan jual saham bertambah merespon rilis data flash PMI untuk Agustus menunjukkan kontraksi pertama di sektor manufaktur AS dalam hampir satu dekade. Indeks utama menghiraukan laporan baik dari data klaim pengangguran dan indikator ekonomi Conference Board.

Departemen Tenaga Kerja merilis laporan sebelum dimulainya perdagangan yang menunjukkan klaim pertama kali untuk tunjangan pengangguran turun jauh lebih banyak dari yang diperkirakan pada pekan yang berakhir 17 Agustus. Turun menjadi 209.000, penurunan 12.000 dari tingkat revisi minggu sebelumnya.

Kemudian Conference Board melaporkan indikator ekonomi utama AS naik lebih dari yang diperkirakan pada bulan Juli, indeks ekonominya naik 0,5 persen pada Juli setelah turun 0,1 persen pada Mei dan Juni.

Akhir perdagangan bursa Wall Street Jumat (23/08), indeks Dow Jones naik 50 poin, atau 0,2%, menjadi 26.252; sementara indeks S&P 500 kehilangan 1 poin atau kurang dari 0,1% menjadi 2.923; dan indeks Nasdaq turun 29 poin, atau 0,4%; hingga 7.991.

Secara sektoral, sebagian besar sektor utama mengakhiri hari dengan hanya menunjukkan pergerakan moderat sehinggw berkontribusi pada penutupan yang lesu oleh pasar.

Saham Bioteknologi menunjukkan langkah pelemahan signifikan, dengan NYSE Arca Biotechnology Index merosot sebesar 1,7 persen. Demikian juga pelemahan terjadi pada saham baja dan gas alam, meskipun tekanan jual relatif lemah.

Di sisi lain, saham perangkat keras komputer menghasilkan kinerja yang kuat pada hari itu, mendorong NYSE Arca Computer Hardware Index naik 1,5 persen. Seperti saham Pure Storage (PSTG) membukukan kenaikan signifikan setelah penyedia penyimpanan flash melaporkan laba kuartal kedua yang tidak terduga.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here