Harga Gula Turun Mengikuti Turunnya Harga Minyak Mentah

385

(Vibiznews – Commodity) – Harga gula mixed  pada penutupan hari Kamis, karena harga gula di New York turun karena harga minyak mentah turun sedangkan harga gula di London meningkat karena melemahnya kurs GBP.

Harga gula Maret di  ICE  New York  turun $6 (0.48%) menjadi $12.6 per pound dan harga gula putih Desember di ICE London naik 0.59%.

Harga gula mixed pada hari Selasa, harga gula di New York turun karena melemahnya harga minyak mentah yang akan menyebabkan turunnya harga etanol sehingga tebu yang digiling untuk etanol berkurang dan membuat persediaan tebu meningkat sehingga harganya turun.

Sedangkan di London harga gula meningkat karena melemahnya kurs GBP/USD ke terendah satu bulan sehingga harganya mahal dalam pound.

Harga gula turun ke dua minggu terendah  hari Senin setelah pengumuman dari USDA Foreign Agricultural Service (FAS) meningkatkan perkiraan jumlah tebu yang digiling sebesar 635 MMT dari perkiraaan April sebesar 627 MMT.

Harga gula Desember di London naik ke tertinggi tujuh bulan pada hari Jumat dan harga gula di New York naik ke tertinggi 1.5 bulan pada hari Rabu karena menurunnya persediaan gula.

Green Pool Commodity Specialist hari Rabu lalu meningkatkan defisit gula global menjadi 5.3 MMT dari perkiraan Agustus sebesar 3.8 MMT. JP Morgan hari Senin juga meningkatkan defisit gula global menjadi 6.4 MMT dua kali lebih besar dari perkiraan bulan Juni sebesar 3 MMT. JP Morgan juga mengatakan bahwa masa sekarang adalah periode dimana fase defisit akan terjadi jangka panjang dan diperkirakan tahun 2020/21 defisit gula global menjadi minimum 7 MMT.

Kondisi kering di Thailand membuat harga gula meningkat, dua pertiga  perkebunan tebu  di Thailand hanya turun hujan 40% dari rata-rata dalam bulan terakhir, akibatnya mengganggu pertumbuhan tebu.

Penurunan produksi gula di Brazil membuat harga gula naik setelah Unica hari Selasa lalu mengatakan produksi gula di Brazil turun -5.6% dari tahun lalu menjadi 2.307 MT sampai pertengahan bulan September dan output totalnya di 2019/20 turun 4.9% menjadi 20.01 MMT. Perkiraan Unica produksi etanol di Brazil akan turun menjadi 25 MMT.

Analisa tehnikal pada gula New York  dengan support pertama di $12.30 dan berikut ke $12.20 sedangkan support di $12.90 dan berikut ke $13.00.

Loni T / Analyst Vibiz Research Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here