Emas Melemah Dari Ketinggian 1 Minggu Meskipun Masih Di Atas $1500

274

(Vibiznews-Commodity) Emas gagal mengkapitalisir kenaikan pada awal perdagangan ke puncak mingguan dan sekarang berada pada ujung bawah dari rentang perdagangan harian, mesekipun masih memegang dengan nyaman posisi diatas batas psikologis kunci $1,500.

Setelah sesi sebelumnya yang merupakan perdagangan tanpa arah, metal berharga berhasil memperoleh kembali daya tarik yang positip selama sesi Asia pada hari Kamis ditengah bangkitnya permintaan “safe-haven” karena kegelisahan menjelang berakhirnya pembicaraan perdagangan tingkat tnggi yang krusial antara AS dengan Cina.

Dengan pembicaraan perdagangan Amerika Serikat dengan Cina berjalan kembali pada minggu ini, Amerika Serikat telah baru saja membuat daftar hitam atas 28 perusahaan Cina karena perusahaan-perusahaan ini dikabarkan menekan muslim di Cina. Pendapat-pendapat bercampur mengenai hasil dari pertemuan ronde kedua antara kedua negara dengan perekonomian terbesar di dunia. Cina boleh berpikir mereka bisa meningkatkan problem politik Presiden Trump di Amerika Serikat untuk keuntungan mereka. Namun, Trump telah melipatgandakan tekanannya dan mengatakan Amerika Serikat akan mendapatkan kesepakatan perdagangan yang baik dan lengkap atau tidak samasekali.

Kenaikannya, namun, kekurangan daya juang yang kuat untuk meneruskan kenaikan dan tetap dibawah ketinggian ayunan minggu lalu karena datangnya berita-berita positip  sehubungan dengan perdagangan yang tetap mendukung arus “risk on” dan menggencet permintaan untuk assest “safe-haven” yang tradisional termasuk emas.

Secara tehnis, pergerakan naik harga emas memiliki keuntungan tehnikal secara keseluruhan dalam jangka pendek. Obyektif kenaikan harga emas adalah menembus “resistance” yang solid di $1,543.30 setelah terlebih dahulu melewati $1,518.80 dan kemudian $1,525.80. Sedangkan obyektif penurunan harga ema adalah menembus “support” yang solid di $1,465.00 setelah melewati terlebih dahulu $1.500.00 dan kemudian $1,492.10.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here