HOME ECONOMY & BUSINESS FOREX INDEX & OPTIONS IDX STOCK  INVESTMENT PORTFOLIO BONDS & MUTUAL BANKING & INSURANCE PROPERTY
 COMMODITY NEWS

Emas Meningkat Tipis Meski Masih Rawan Koreksi
Kamis, 17 Mei 2012 17:54 WIB
 

Minyak Meningkat, Terdorong Ekspektasi Positif Ekonomi Jepang
Kamis, 17 Mei 2012 15:20 WIB
 

Gandum Meningkat, Cuaca Kering di Kansas
Kamis, 17 Mei 2012 14:39 WIB
 

Harga Emas Melempem Terus Akibat Kritisnya Situasi Eropa
Kamis, 17 Mei 2012 08:25 WIB
 

Harga Minyak Terpukul ke Level 6 Bulan Terendah
Kamis, 17 Mei 2012 07:15 WIB
 

Tembaga Melemah, Dampak Turunnya Data Ekonomi AS
Rabu, 16 Mei 2012 20:05 WIB
 

Sawit Menurun Lagi, Terendah Sejak 3 Februari
Rabu, 16 Mei 2012 19:29 WIB
 

Emas Melemah, Kekhawatiran Akan Eropa
Rabu, 16 Mei 2012 19:06 WIB
 

Minyak Melemah Terus, Dekati $91
Rabu, 16 Mei 2012 18:05 WIB
 

Trend Bearish Harga Emas Berpotensi Panjang
Rabu, 16 Mei 2012 10:28 WIB
 

<< PREVPAGE 1NEXT >>
 
Indeks Berita



COMMODITY CHARTS

Harga Jagung Anjlok 2 Digit oleh Harapan Kenaikan Area Tanam Jagung AS
Rabu, 22 Februari 2012 09:30 WIB


(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan di CBOT yang berakhir dini hari tadi harga jagung berjangka ditutup dengan membukukan penurunan tajam (22/02). Harga komoditas ini anjlok sebesar dua digit setelah sempat menghantam resistance selama dua hari perdagangan. Spekulasi peningkatan area tanam musim depan memberikan rona bearish di pasar jagung.

Pasar berspekulasi bahwa area tanam jagung akan mencapai tingkatan tertinggi sejak akhir PD II. Kondisi ini mengakibatkan harapan melimpahnya pasokan jagung dari AS sehingga harga terseret turun dengan cukup tajam. Kenaikan harga minyak mentah yang sangat tajam belum mampu menjadi pendorong bagi pergerakan menguat harga jagung.

Harga jagung berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Maret tampak mengalami penurunan sebesar 12.25 sen dan dini hari tadi ditutup pada posisi 6.2950 dolar per bushel. Sementara itu harga jagung berjangka untuk kontrak Mei tampak mengalami penurunan sebesar 11.75 sen dan berakhir pada posisi 6.3350 dolar per bushel.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting menilai bahwa untuk sementara ini harga tampaknya masih akan cenderung berada dalam trend melemah. Harga tidak akan mengalami pergerakan menguat yang terlalu berlebihan karena kondisi ekonomi global tampak masih muram. Kisaran yang akan dialami oleh harga jagung adalah 6 – 7 dolar per bushel.

(Ika Akbarwati/IA/vbn)




Link :
Commodity Academy
Investment Portfolio Academy
I I I

Bookmark and Share

Berita Terkait :






Sponsored by vibizconsulting.com
[Most Recent Quotes from www.kitco.com]
CORPORATE INFO
Delegasi Rusia ke Indonesia
14 Mei 2012



Wapres Boediono (kanan) menerima kunjungan Dubes Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov (kedua kanan), Presiden United Aircraft Corporation Rusia Mikhail Pogosyan (kedua kiri) dan Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia selaku Ketua Delegasi Khusus Rusia untuk mempelajari Kasus Sukhoi Super Jet 100 Yuri Slyusar (kiri) di Kantor Wapres, Jakarta, Senin (14/05).(rl/RM/VBN,ant)







 COMMODITY MARKET INFO


Vibiznews menyajikan berita terkini tentang investasi dan ekonomi 24 jam sehari untuk Forex, Commodity, Index, Options, saham-saham Bursa Efek Indonesia dan investasi lainnya properti, asuransi, perbankan, reksadana, produk keuangan lainnya); dilengkapi dengan "Breaking News", rekomendasi investasi harian (pagi dan siang), serta folder Wealth Plan.
ADVERTISING | OUR LINK | GLOSSARY | DISCLAIMER | PRIVACY POLICY | ABOUT US
Copyright © 2006-2012 Vibiz Media, Powered by: Jafam-ICT.com
Partners: lepmida.com - vibizlearning.com - vibizconsulting.com - vibizmedia.com - beritadaerah.com - management.co.id - visijobs.com - infobelanja.co.id - infotekno.co.id
 
1