HOME FOREX COMMODITY INDEX & OPTIONS IDX STOCK  INVESTMENT PORTFOLIO BONDS & MUTUAL BANKING & INSURANCE PROPERTY
 ECONOMY NEWS

Kendati Rupiah Terdepresiasi Terhadap Baht; Kinerja Ekspor Non-migas Ke Thailand Agak Turun
Rabu, 16 Mei 2012 11.06 WIB
 

Rupiah Berakhir Stagnan Setelah Sentuh Terendah Sejak Juni 2010
Selasa, 15 Mei 2012 23:15 WIB
 

Emas Spot Turun; Emas Lokal Masih Bertahan
Selasa, 15 Mei 2012 22.25 WIB
 

Terpengaruh Bursa Saham, Ringgit Masih Melemah
Selasa, 15 Mei 2012 22.14 WIB
 

Yingyi Qian: Ekonomi Indonesia Akan Tumbuh Hingga 8%
Selasa, 15 Mei 2012 20:40 WIB
 

Bursa Singapura Menguat, SGD Desak Mata Uang Utama
Selasa, 15 Mei 2012 18.40 WIB
 

Naiknya Hang Seng Angkat HKD
Selasa, 15 Mei 2012 17.09 WIB
 

Aussie Rebound Tipis, Rupiah Masih Bullish Tajam
Selasa, 15 Maret 2012 11.18 WIB
 

Impor Non-migas Dari Perancis Anjlok lebih dari 40%; Sinyal Resesi Eropa Menguat
Selasa, 15 Maret 2012 10.55 WIB
 

Emas Spot Turun Tajam, Emas Lokal Dapat Terseret
Senin, 14 Mei 2012 22.15 WIB
 

<< PREVPAGE 2NEXT >>
 
Indeks Berita
Rupiah Melemah 35 Poin
Jumat, 21 Mei 2010 17:29 WIB

(Vibiznews - Economy) - Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Jumat sore, masih terpuruk meski tekanan jual terhadap rupiah sudah berkurang.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah menjadi Rp9.275-Rp9.290 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp9.240-Rp9.250 per dolar atau turun 35 poin.

Pengamat pasar uang, Edwin Sinaga, di Jakarta, mengatakan, pasar masih negatif karena aksi lepas rupiah masih terjadi, meski tekanan pasar agak berkurang.

Aksi lepas rupiah yang terjadi dua hari lalu membuat mata uang Indonesia itu terpuruk hingga mencapai Rp9.340 per dolar. Namun dengan masuknya Bank Indonesia (BI) ke pasar membuat posisi rupiah sedikit membaiknya, ucapnya.

Edwin Sinaga yang juga Dirut Finan Corpindo Nusa mengatakan, koreksi terhadap rupiah diperkirakan tidak akan berlangsung lama, karena potensi pasar Indonesia masih cukup baik.

Apalagi Indonesia dinilai merupakan negara yang tahan terhadap krisis yang terjadi dua tahun lalu dan pertumbuhan ekonomi yang semakin baik, maka pelaku asing diperkirakan akan kembali masuk ke pasar domestik, katanya.

Rupiah, lanjut dia, apabila tidak ada hambatan akan kembali ke level Rp9.100 per dolar yang dipicu oleh membaiknya kawasan Eropa setelah mendapat dana talangan dari Lembaga Keuangan Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional.

Selain itu juga dipicu oleh membaiknya euro terhadap dolar yang saat ini merosot dan ditambah pula dengan meningkatnya harga saham Amerika Serikat, ucapnya.

Rupiah yang sempat terpuruk hingga mencapai Rp9.340 per dolar akibat paniknya pelaku asing terhadap krisis global yang terjadi di Yunani diperkirakan akan merembet ke negara lain.





Link :
Investment Portfolio Academy
I I I
Bookmark and Share






Sponsored by vibizconsulting.com
CORPORATE INFO
Rapim Kementerian BUMN
15 Mei 2012



Meneg BUMN Dahlan Iskan (kiri) berbincang dengan Dirut PTPN IX Adi Prasongko (kanan), seusai mengikuti Rapim Terbatas Kementerian BUMN di Kantor PTPN IX, di Semarang, Jateng, Selasa (15/05). Dahlan kemudian melanjutkan perjalanan dengan meninjau proyek jalan tol Semarang-Solo dan menghadiri panen raya di Kabupaten Demak.(rl/RM/VBN,ant)



ADVERTISING

Vibiznews menyajikan berita terkini tentang investasi dan ekonomi 24 jam sehari untuk Forex, Commodity, Index, Options, saham-saham Bursa Efek Indonesia dan investasi lainnya properti, asuransi, perbankan, reksadana, produk keuangan lainnya); dilengkapi dengan "Breaking News", rekomendasi investasi harian (pagi dan siang), serta folder Wealth Plan.
ADVERTISING | OUR LINK | GLOSSARY | DISCLAIMER | PRIVACY POLICY | ABOUT US
Copyright © 2006-2012 Vibiz Media, Powered by: Jafam-ICT.com
Partners: lepmida.com - vibizlearning.com - vibizconsulting.com - vibizmedia.com - beritadaerah.com - management.co.id - visijobs.com - infobelanja.co.id - infotekno.co.id
 
1