Home Tags Posts tagged with "laba bersih"

0 309

PT Semen Baturaja Tbk. mencatatkan perolehan laba bersih yang belum diaudit sebesar Rp. 310 miliar atau tumbuh sebesar 3,6 persen dari perolehan di tahun 2012 sebesar Rp. 299 miliar. Namun demikian, pertumbuhan tersebut masih jauh lebih rendah dari pertumbuhan di tahun 2011 – 2012. Dalam periode tersebut perseroan hanya  mampu membukukan pertumbuhan laba sebesar 18,6 persen.

Penurunan di tahun 2013 lalu diperkirakan karena penurunan permintaan semen secara keseluruhan di tahun 2013. Sebelumnya pertumbuhan permintaan semen dapat mencapai rata-rata 14,5 persen, namun di tahun 2013 lalu permintaan semen hanya tumbuh sebesar 5,6 persen.

Nampaknya tahun pemilu di 2014 ini juga belum dapat memberikan dampak positif bagi kinerja keuangan SMBR. Kurs yang terus melemah masih memperbesar beban produksi perseroan sehingga dapat menggerus pendapatan. Sementara permintaan semen di tahun ini yang masih tertekan karena penurunan pada bisnis properti juga dapat mengurangi perolehan pendapatan SMBR di tahun ini.

Diperkirakan karena masih belum memuaskannya kinerja SMBR dan tekanan pada tahun ini membuat saham SMBR kian terpuruk. Pada perdagangan kemarin SMBR ditutup di level Rp. 358 dan pada perdagangan hari ini SMBR dibuka di Rp. 355. Sementara hingga berita ini dibuat, SMBR sudah kembali melemah ke Rp. 351.

Kondisi indikator juga menunjukan tren yang sudah jenuh beli. MACD terlihat sudah menemui puncak positifnya dan mulai mengarah turun, RSI masih mendatar di bawah area 70 persen. sementara stochastic sudah menurun dari area jenuh beli.

Dengan kondisi demikian, disarankan untuk tidak mengoleksi saham ini karena penurunan diperkirakan masih dapat terus terjadi. Kisaran suppot berada pada Rp. 355 dan resistance berada pada Rp. 370. 

(an/JA/vbn)

0 401

Intel Corp mengatakan penjualan chip untuk pasar komputer personal meningkat pada kuartal keempat, tetapi permintaan untuk sistem yang lebih besar tercatat lebih lemah dari yang diharapkan. Intel melaporkan laba bersih perusahaan naik 6,4 persen untuk periode yang berakhir pada bulan Desember, sedangkan pendapatan naik 2,6 persen. Margin laba kotor perusahaan adalah 62 persen di kuartal tersebut atau lebih tinggi dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya yang sekitar 61 persen.

Intel sendiri dikatakan sangat merasakan dampak dari menguatnya penjualan tablet dan smartphone dan karenanya banyak pendapat  memperkirakan bahwa penjualan PC secara global akan turun 10 persen pada tahun 2013. Penurunan ini sedikit lebih ringan pada kuartal keempat, di mana IDC mencatat penjualan PC jatuh sebesar 5,6 persen dibandingkan dengan kuartal ketiga yang jatuh 7,6 persen.  Tanda-tanda bahwa pasar PC akan kembali menguat telah membantu saham Intel untuk naik 13 persen sejak awal Desember.

Intel juga melaporkan pendapatan masih difokuskan dalam bisnis chip PC. Penjualan unit chip untuk semua jenis PC justru naik 3 persen dari periode tahun sebelumnya, dengan pengiriman Chip PC desktop sampai 7 persen. Namun sudah ada tanda-tanda penurunan dalam penyaluran chip untuk sistem server yang digunakan di pusat data perusahaan. Perusahaan itu mengatakan pendapatan dari sektor ini naik 8 persen pada kuartal keempat, tetapi unit penjualan hanya naik 1 persen dan harga jual rata-rata naik 7 persen.

CEO Intel, Brian Krzanich, mengatakan kinerja  keuangan Intel cukup solid, hal ini menunjukkan bahwa ada tanda-tanda stabilisasi penjualan segmen PC dan pertumbuhan keuangan dari tahun lalu. Untuk tahun fiskal 2014, perusahaan memproyeksikan pendapatan dan margin kotor sekitar 60 persen dan juga  Intel diprediksi akan mengalami pertumbuhan pendapatan sekitar 1,2 persen.

Pimpinan perusahaan ini juga akan meningkatkan jangkauan perusahaan dengan masuk ke pasar smartphone, tablet dan kategori yang lain termasuk produk otomatisasi rumah dan smartwatch dimana Intel optimis akan ada 40 juta yang menggunakan chip Intel pada tahun 2014 sedangkan di akhir tahun 2013, hanya ada 10 juta tablet berprosesor Intel. Salah satu faktor yang mempengaruhi pendapatan Intel adalah peningkatan pengeluaran sebesar USD 100 juta. Uang tersebut sebagian besar ditujukan kepada divisi pemasaran untuk membantu mempromosikan perangkat-perangkat Intel.

Intel mengatakan, pendapatan dari sektor penjualan perangkat seperti smartphone dan tablet naik 9 persen menjadi USD 1,1 miliar. Namun, kerugian operasional meningkat hingga USD 620 juta dari USD 495 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba bersih Intel untuk untuk periode yang berakhir 28 Desember yaitu USD 2,63 miliar atau 51 sen per saham, dibandingkan dengan laba pada periode tahun sebelumnya yang sebesar USD 2,47 miliar atau 48 sen per saham. Pada kuartal pertama tahun ini, Intel memproyeksikan akan meraih pendapatan sebesar USD 12,8 miliar plus atau turun USD 500 juta dari periode sebelumnya.

(ra/JA/vbn)

Pic: techworld

0 354

Goldman Sachs Group Inc yang merupakan sebuah perusahaan investasi perbankan multinasional Amerika dan bergerak di bidang perbankan investasi global, sekuritas, manajemen investasi, dan jasa keuangan lainnya terutama dengan nasabah institusi melaporkan berkurangnya keuntungan pada Q4 2013.  Laba bersih kuartal keempat turun 19 persen karena berkurangnya pendapatan perdagangan. Meskipun begitu, kuatnya hasil investasi perbankan dan rendahnya biaya yang dikeluarkan telah membantu Wall Street untuk mengalahkan ekspektasi para analis.

Meskipun pendapatan lebih baik dari perkiraan sebelumnya, saham Goldman jatuh 2,2 persen di perdagangan sore kemarin, hal ini telah mengurangi keuntungan dari beberapa hari terakhir karena investor lebih fokus melakukan investasi di perusahaan berpendapatan tetap, mata uang, dan komoditas perdagangan. Hal ini menunjukkan level terburuk bisnis Goldman sejak tahun 2008.

Goldman membukukan laba bersih kuartal keempat sebesar USD 2,33 miliar atau USD 4,60 per saham, turun dari USD 2,89 miliar atau USD 5,60 per saham setahun yang lalu, pendapatan turun 4,9 persen menjadi USD 8,78 miliar. Sebelumnya, para analis memprediksikan keuntungan Goldman hanya sebesar USD 4,22 per sahan dengan pendapatan sebesar USD 7,71 miliar.

Pada sebuah konferensi dengan para analis, Goldman Sachs Chief Financial Officer, Harvey Schwartz mengatakan bahwa perusahaan telah dihadapkan dengan lingkungan pasar yang sulit pada tahun 2013, di mana ekonomi global tampak sulit mengalami kemajuan. Bisnis FICC Goldman seperti yang dilansir WSJ telah melalui tahun yang sulit dimana bisnis perusahaan  terhambat oleh lambatnya pemulihan ekonomi baik di dalam maupun luar negeri. Hal ini membuat klien dihadapkan pada posisi yang kompleks sehingga menimbulkan resiko yang sangat tinggi.

Untuk tahun 2013, perdagangan FICC Goldman membukukan pendapatan  USD 8,65 miliar, turun 13 persen dari tahun lalu dan berada pada angka terendah sejak krisis keuangan. Untuk kuartal keempat, pendapatan perdagangan FICC turun 15 persen dari tahun sebelumnya menjadi USD 1,72 miliar.

Kinerja Goldman secara year on year tetap menunjukkan pendapatan yang lebih lemah dari beberapa bank AS lainnya. Pada hari Rabu lalu, Bank of America melaporkan bahwa unit pendapatan tetap melonjak 22 persen dari tahun sebelumnya. Goldman mengatakan, bahwa perusahaan investasi banking akan meningkatkan penawaran dibandingkan dengan akhir kuartal ketiga 2013.

Untuk memotong biaya, Goldman mengurangi pembayaran karyawan di akhir tahun 2013. Beban dari gaji dan tunjangan karyawan tercatat turun 3 persen menjadi USD 12,6 miliar. Pengeluaran biaya tersebut 37 persen berasal dari total pendapatan, rotal tenaga kerja Goldman tumbuh sebesar 2 persen pada tahun lalu. Secara keseluruhan biaya operasional Goldman adalah USD 5,23 miliar, naik sedikit dari USD 4,92 miliar pada tahun sebelumnya dan USD 4,56 miliar pada kuartal sebelumnya.

Goldman berpendapat bahwa klien akan mengambil risiko yang lebih besar karena berfokus pada datangnya arah pasar. Meski demikian, Goldman telah berusaha untuk beradaptasi dengan era investasi baru dengan menjadi lebih selektif dalam menempatkan modal pada tingkat risiko yang lebih rendah. Untuk kuartal keempat, jumlah pendapatan ekuitas Goldman yang mencakup perdagangan dan perusahaan broker merosot 27 persen dari tahun sebelumnya, namun naik 4,1 persen dari kuartal ketiga menjadi USD 1,68 miliar. Goldman juga melaporkan bahwa return on equity untuk triwulan terakhir 2013 ini meningkat 12,7 persen.

(ra/JA/vbn)

Pic: salon

0 320

Meskipun kecil, HTC Corp berhasil mencatat laba bersih untuk kuartal keempat, didukung oleh keuntungan dari penjualan sahamnya di perusahaan headphone AS. Meski mencatat laba bersih, produsen smartphone asal Taiwan ini masih mencatat rugi usaha di tengah penurunan penjualan.

Laba bersih awal HTC adalah sebesar USD 10,4 juta seperti yang dilansir Market Watch, hasil ini didapat setelah HTC menjual sahamnya yang tersisa di Beats Electronics LLC sebesar TWD 265 juta.

Jumlah ini lebih tinggi dari perkiraan para analis yang telah memperkirakan HTC akan mengalami rugi bersih sebesar TWD 1,09 miliar. Raihan di kuartal keempat ini juga lebih baik dari kuartal ketiga ketika perusahaan membukukan rugi bersih sebesar TWD 2,97 miliar.

Untuk kegiatan operasioanal, HTC masih mencatat rugi karena tingginya biaya produksi dan menyusutnya jumlah penjualan. Meski begitu, kerugian operasi HTC sudah mengecil menjadi TWD 1,56 miliar pada kuartal keempat dari TWD 3,5 miliar pada kuartal ketiga,” kata HTC.

Pendapatan HTC tercatat mencapai TWD 42,9 miliar dan sesuai dengan perkiraan perusahaan yang sebesar TWD 40-45 miliar atau turun dari TWD 47 miliar pada kuartal ketiga.

HTC sempat mendapat masa jaya dalam pasar smartphone Android di AS di tahun 2010. Namun, dengan mulai bermunculannya produsen smartphone Android lain yang lebih kuat, HTC terus mengalami kesulitan untuk mengikuti kompetisi hingga tidak lagi berada di antara 10 pembuat smartphone global terbesar.

(ra/JA/vbn)

Pic: droidlife

0 301

PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) mengalami pertumbuhan penjualan sebesar 12 persen pada kuartal III 2013 dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya. tetapi tercatat mengalami rugi bersih sebesar Rp 318 miliar atau meningkat 2 kali lipat dari kerugian yang dialami tahun kemarin.

Peningkatan kerugian ini antara lain disebkan oleh rugi selisih kurs yang meningkat  113 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. hal ini menunjukan MLIA banyak melakukan impor bahan baku, sementara ekspor yang malah menurun 1 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya  menyebabkan terjadinya defisit yang dialami perusahaan.

Rasio utang perusahaan kini mencapai 6 kali lipat dari ekuitasnya menunjukan jumlah utang yang sangat besar. sementara jika dibandingkan dengan total aset yang mereka miliki, jumlah total utangnya mencapai 86 persen. Hal ini membuat MLIA memiliki resiko likuiditas yang cukup tinggi.

Dihitung dari laporan keuangan kuartal III 2013 MLIA mencatatkan rasio P/E negatif karena kerugiannya, sementara posisi harga yang berada di bawah nilai bukunya menunjukan kondisi yang sesungguhnya dari perusahaan.

Pada perdagangan kemarin MLIA menguat dari pembukaan di Rp. 400  dan ditutup di Rp. 410. Sementara pada perdagangan hari ini dibuka di Rp. Rp 410 atau tetap pada pembukaan kemarin dan sampai berita ini dibuat, MLIA belum bergerak dari harga pembukaannya.

Dari segi teknikal, tekanan jual beberapa hari belakangan belum mampu menurunkan indikator RSI dari area jenuh jual. Sementara stochastic belum menunjukan tanda-tanda berarti yang dapat merubah tren pergerakan harga. Sementara jika ditarik dari agustus lalu, saat ini harga sedang berkonsolidasi di area gap yang terbentuk antara 19 sampai 20 agustus lalu.

Hal yang perlu diperhatikan untuk trading jangka pendek yaitu, jika harga tembus resistance gap di Rp. 410 diperkirakan dapat melanjutkan rally, namun jika yang terjadi sebaliknya, harga dapat kembali ke arah support Rp. 360. Sementara untuk investasi jangka panjang, lebih baik hindari MLIA karena kondisi fundamentalnya yang cukup mengkhawatirkan.

(ja/JA/vbn)

0 451

Raksasa media dan hiburan, Walt Disney Co melaporkan berhasil mencatat peningkatan laba hingga 12 persen pada kuartal keempat. Menurut Walt Disney, kenaikan laba ini disebabkan naiknya semua segmen bisnis mereka.

Disney mengatakan pendapatan dari segmen jaringan media Walt Disney media yang meliputi ESPN dan ABC naik 1 persen secara year on year menjadi USD 4,95 miliar.

Namun laba usaha untuk segmen usaha ini turun 8 persen menjadi USD 1,44 miliar. Hal ini disebabkan adanya peningkatan fee afiliasi dan biaya pemrogaman ESPN.

Pendapatan untuk segmen usaha taman hiburan dan resort tumbuh 8,5 persen menjadi USD 3,7 miliar. Hal ini didorong oleh bagusnya pertumbuhan kunjungan wisatawan domestik dan tingginya tingkat royalti dari Tokyo Disney Resort.

Untuk pendapatan segmen usaha studio hiburan naik 7 persen menjadi USD 1,5 milyar. Hal ini membuat laba usaha naik 35 persen menjadi USD 108.000.000.

Sementara pendapatan dari produk konsumen naik 14 persen menjadi USD 1 miliar dengan pendapatan operasional naik 30 persen menjadi USD 347 juta.

Pendapatan divisi media interaktif naik lebih dari dua kali lipat menjadi USD 396 juta karena dibantu oleh penjualan game untuk perangkat konsol dan ponsel di Jepang .

Secara total, pendapatan total Walt Disney untuk kuartal keempat naik 7,3 persen menjadi USD 11,57 miliar dari USD 10,78 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Walt Disney melaporkan raihan laba bersih di kuartal keempat tercatat sebesar USD 1,4 miliar atau USD 0,77 per saham. Jumlah laba bersih tersebut meningkat dibandingkan kuartal IV tahun lalu sebesar USD 1,24 triliun atau USD 0,68 per saham.

(ra/JA/vbn)

0 348

Produsen mobil terbesar di dunia, Toyota Motor Corp menyatakan telah menaikkan proyeksi laba akhir tahunnya sebesar 13 persen.

Naiknya laba ini dikontribusikan oleh pelemahan yen dan naiknya penjualan dari jajaran produk Prius dan Lexus yang merupakan kendaraan ekspor perusahaan tersebut.

Toyota memprediksi akan memperoleh kenaikkan laba bersih hingga JPY 1,67 triliun (USD 16,9 miliar) pada akhir tahun buku 2013 yang berakhir 31 Maret 2014.

Untuk informasi, produsen mobil yang berbasis di Jepang ini sebelumnya mengatakan mereka memprediksi akan memperoleh laba bersih hingga JPY 1,48 triliun.

Meningkatnya laba bersih ini juga didukung oleh meningkatnya laba bersih yang didapat dari General Motors Co dan Volkswagen AG di kuartal akhir tahun ini.

Terus meningkatnya laba Toyota juga berhasil mengembalikan kepercayaan publik terhadap kebijakan ekonomi yang dicanangkan Perdana Menteri Shinzo Abe untuk meningkatkan kembali nilai yen yang terus melemah terhadap setiap mata uang utama global pada tahun 2012.

Melemahnya yen juga sempat memberikan banyak tekanan terhadap para eksportir Jepang. Karena hal tersebut, optimisme terhadap kebijakan ekonomi Perdana Menteri Shinzo Abe (Abenomics) goyah.

Tidak hanya hal tersebut, kepercayaan terhadap Abenomics juga semakin tergerus ketika dua perusahaan besar Jepang yaitu Sony Corp dan Nissan Motor Co mengatakan telah memangkas proyeksi laba mereka.

Toyota adalah perusahaan yang paling diuntungkan dari Abenomics karena mata uang yang mereka gunakan adalah Dollar AS. Perdana menteri Shinzo Abe mungkin akan mengatakan peningkatan laba Toyota sebagai kemenangan bagi Abenomics yang terbukti berhasil.

Baiknya kinerja perusahaan ini  pada perdagangan bursa saham Jepang masih belum bisa mengangkat indeks bursa pada penutupan perdagangan hari ini dimana Indeks Nikkei melemah 0,4% menjadi 14167,95 basis poin.  Sedangkan indeks berjangka mengalami peningkatan sebesar 99 poin menjadi 14335 basis poin dengan level support sebesar 14075 poin dan level resistant 14513 poin. Indeks Topix turun 0,1% menjadi 1181,24 basis poin.

(ra/JA/vbn)

0 289

Nissan Motor Co, menyatakan telah memangkas proyeksi pendapatannya dan akan merubah susunan direksi untuk mengatasi masalah kualitas kinerja serta sulitnya kondisi ekonomi yang akan terjadi di banyak pasar negara lain.

Perusahaan ini sebelumnya berhasil membukukan laba bersih sebesar JPY 107,8 miliar untuk kuartal Juli-September. Raihan tersebut meningkat tipis sebesar 2 persen dari JPY 105,7 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya

Sementara untuk penjualan hingga bulan September naik 16 persen menjadi JPY 2,5 triliun. Presiden dan CEO Nissan, Carlos Ghosn mengatakan pelemahan kinerja ini disebabkan berbagai masalah yang terjadi di luar perkiraan di antaranya pelemahan  yang terjadi di banyak pasar negara berkembang dan mahalnya modal.

Dia juga mengumumkan bahwa telah terjadi perobakan, di mana chief operating officer, Toshiyuki Shiga telah diturunkan dari posisinya.

“Perlu dilakukan tindakan secepat mungkin terkait dengan perlambatan kinerja ini,” kata Ghosn. Ia menekankan bahwa langkah penurunan Shiga ini diambil untuk melakukan penyegaran di jajaran direktur Nissan.

Selain memangkas proyeksi pendapatan, Nissan juga melakukan pemangkasan prediksi laba untuk tahun fiskal 2013 yang berakhir bulan Maret tahun depan sebesar 15,5 persen menjadi JPY 355 miliar.

Ghosn mengatakan pekan lalu Nissan telah menarik lebih dari 188.000 mobil dan SUV Infiniti di seluruh dunia untuk memperbaiki kerusakan software kontrol rem yang bisa meningkatkan risiko kecelakaan.

Selain itu, pada bulan September Nissan juga menarik kembali 908.900 kendaraan di seluruh dunia untuk memperbaiki cacat pada sensor akselerator yang dapat menyebabkan kinerja mesin menjadi tidak stabil.

CEO produsen mobil kedua terbesar di Jepang ini juga mengatakan kalau penjualan mobil di Rusia, Australia, Indonesia, Thailand dan Brazil akan melemah di tahun ini. Meskipun begitu, hal yang sama diprediksi tidak akan terjadi di Cina.

Perusahaan juga akan menjalankan sembilan rencana ekspansi dengan biaya investasi sebesar USD 8,5 miliar dalam bentuk tunai. Jumlah tersebut merupakan nilai investasi tertinggi yang pernah dikeluarkan oleh Nissan.

Nissan sendiri akan mulai membuat mobil di Brasil pada tahun 2014. Hal ini diklaim akan membantu mengurangi biaya dari tarif yang dikenakan pada kendaraan yang diimpor dari Meksiko .

(ra/JA/vbn)

0 310

Hingga kuartal III tahun 2013, PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) melaporkan berhasil membukukan laba bersih senilai Rp 7,55 triliun.

Jumlah tersebut meningkat hingga 1,62 persen dibandingkan kuartal III tahun 2012 yang sebesar Rp 7,43 triliun.

Sedikitnya kenaikan laba bersih perseroan ini tidak lepas dari naiknya beban perseroan.

Di mana beban pokok penjualan naik hingga 15,27 persen menjadi Rp 40,3 triliun di kuartal III 2013 dari Rp 34,96 triliun di kuartal III tahun lalu.

Hal ini membuat laba kotor naik tipis 6,67 persen menjadi Rp 14,39 triliun pada kuartal III 2013 dari Rp 13,49 triliun pada kuartal III 2012.

Selain itu, beban usaha yang terdiri dari beban penjualan, beban umum dan administrasi meningkat 11,8 persen menjadi Rp 3,98 triliun pada kuartal III tahun ini dari Rp 3,56 triliun pada kuartal III tahun lalu.

Hal ini membuat laba usaha naik tipis 4,83 persen menjadi Rp 10,41 triliun pada kuartal III tahun ini dari Rp 9,93 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara pendapatan perseroan naik 12,86 persen menjadi Rp 54,69 triliun di kuartal III tahun ini dari Rp 48,46 triliun di periode yang sama tahun 2012.

Untuk total aset, hingga September 2013 total aset HM Sampoerna tercatat mencapai Rp 27,07 triliun dengan posisi kas dan setara kas senilaiRp 99,39 miliar.

Jumlah liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp 16,16 triliun. Raihan itu lebih tinggi dari jumlah ekuitas yang hanya Rp 10,91 triliun.

(ra/JA/VBN)

0 582

Hingga kuartal III tahun 2013, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melaporkan mencatat laba bersih sebesar Rp 347,99 miliar.

Raihan tersebut anjlok hingga 44,5 persen dari periode yang sama tahun 2012 sebesar Rp 627,78 miliar.

Jatuhnya laba bersih ANTM di kuartal III tahun ini disebabkan oleh naiknya beban pokok penjualan sebesar 23,91 persen menjadi Rp 7,52 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 5,72 triliun.

Hal ini membuat laba kotor mengalami penurunan menjadi Rp 1,29 triliun di kuartal III tahun 2013 dari sebelumnya Rp 1,41 triliun dimkuartal III tahun 2012.Beban usaha hingga kuartal III tahun ini meningkat 3,43 persen menjadi Rp 813,59 miliar.

Sementara, penjualan bersih mengalami kenaikan 19,00 persen di kuartal III tahun 2013 menjadi Rp 8,81 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp 7,13 triliun.

Sedangkan total aset diakhir  kuartal III 2013 mengalami peningkatan sekitar 7,24 persen menjadi Rp 21,25 triliun dari sebelumnya Rp 19,70 triliun di akhir Desember 2012.

Sebelumnya ANTM menyatakan bisa meraih tambahan pendapatan senilai USD 150 juta dari pengoperasian pabrik smelter alumina (chemical grade alumina/CGA) yang berada di Tayan, Kalimantan.

Smelter berkapasitas produksi 300 ribu ton tersebut rencananya akan mulai beroperasi bulan Oktober ini. Tingkat utilisasi perseroan ditargetkan bisa mencapai 60-70 persen dari kapasitas terpasang mulai tahun depan.

Pengoperasian smelter CGA di Tayan itu diharapkan mampu menggantikan potensi kehilangan pendapatan ANTM dari ekspor bahan mentah bijih nikel senilai USD 300 juta bila pemerintah mulai menerapkan aturan pelarangan ekspor bahan mentah hasil tambang dalam waktu dekat.

Untuk pergerakan harga saham sampai dengan perdagangan siang ini (4/11), ANTM  berada di posisi Rp.1150 dan beluim mengalami perubahan dari perdagangan hari sebelumnya. Namun secara mingguan saham ini sudah anjlok 470 poin dari perdagangan  pekan lalu. Hari ini saham dibuka di posisi Rp.1550 dimana harga tertinggi di Rp.1660 dengan harga terendah di Rp.1530.

Analis  mengemukakan bahwa update teknikal terhadap kinerja saham ditinjau pada major pattern, saham ini menunjukkan rebound tipis namun belum bisa rally dalam waktu dekat ini. Pergerakan saham akan lambat  jika dilihat dari indikator -indikator teknikal saham yang  menunjukkan momentum yang merangkak  ke posisi yang moderat dan  beberapa indikator kekuatan tren menunjukkan pertengahan pola bullish.

Kisaran Rp.1520 merupakan support yang   kuat  dan level ini diperkirakan masih mungkin tercapai atau tertembus dalam 1 minggu  perdagangan mendatang . Sedangkan kisaran Rp.1610 merupakan resistance yang  kuat dan level ini diperkirakan masih mungkin tercapai atau tertembus dalam 1 minggu perdagangan mendatang.

(ra/JA/vbn)

0 370

Pada kuartal III tahun 2013, PT MNC Investama Tbk (BHIT) melaporkan berhasil meraih pendapatan hingga Rp 8,4 triliun.

Raihan tersebut meningkat hingga 21 persen dari Rp 6,9 triliun dari periode yang sama tahun 2012.

Meningkatnya pendapatan BHIT banyak didukung oleh dari bisnis media berbasis konten dan iklan sebesar 59 persen senilai Rp 4,9 triliun serta media berbasis pelanggan sebesar 26 persen senilai Rp2,2 triiun.

Untuk dari jasa keuangan tercatat naik sebesar 7 persen  menjadi Rp 600,18 miliar dan pertambangan meningkat 5 persen menjadi 415,2 miliar.

Sementara EBITDA dari BHIT tercatat meningkat sebesar 19 persen dari Rp 2,4 triliun pada kuartal III tahun lalu menjadi Rp 2,9 triliun pada kuartal III tahun ini.

Pelemahan nilai tukar terhadap USD menjadi Rp 11.613 di akhir September 2013 menjadi unralized loss senilai Rp 966 miliar. Dengan begitu, laba bersih BHIT tercatat menjadi Rp 26,6 miliar.

Sebelumnya BHIT juga telah membeli kembali saham KPIG dengan nilai Rp 669,9 miliar atau sebanyak 446,6 juta saham dengan harga Rp 1.500 per lembar.

Menurut perseroan, tujuan dari pembelian saham ialah untuk berinvestasi. Jumlah itu tercatat mencapai 8,95 persen dari total saham perseroan.

Sebelumnya dilaporkan pemegang saham KPIG yaitu Bhakti Investama sebesar 28,085 saham MNC Land, UBS AG Singapore 16,55 persen, ABN AMRO Nominess Singapore Pte Ltd 13,56 persen, dan UOB Kay Hian Private Limited 10,14 persen.

Untuk pergerakan harga saham sampai dengan perdagangan siang ini (4/11), BHIT  berada di posisi Rp.345 dan mengalami penurunan harga saham Rp.10 per lembar sahamnya dari perdagangan pekan lalu. Namun secara mingguan saham ini sudah anjlok 10 poin dari perdagangan  pekan lalu. Hari ini saham dibuka di posisi Rp.345 dimana harga tertinggi di Rp.345 dengan harga terendah di Rp.335.

Analis  mengemukakan bahwa update teknikal terhadap kinerja saham ditinjau pada major pattern, saham ini tren yang konsolidasi dalam fase yang masih tertekan. Dan jika dilihat dari indikator -indikator teknikal saham menunjukkan momentum yang bergerak turun ke posisi yang lebih rendah dan  beberapa indikator kekuatan tren menunjukkan pertengahan pola bearish.

Kisaran Rp.335 merupakan support yang   kuat  dan level ini diperkirakan masih mungkin tercapai atau tertembus dalam 1 minggu  perdagangan mendatang . Sedangkan kisaran Rp.370 merupakan resistance yang  kuat dan level ini diperkirakan masih mungkin tercapai atau tertembus dalam 1 minggu perdagangan mendatang.

(ra/JA/vbn)

0 371

Hingga kuartal III tahun 2013, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) melaporkan membukukan laba bersih sebanyak Rp 390,03 miliar.

Jumkah tersebut meningkat 38,03 persen dbandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut perseroan raihan ini sudah mencapai 70,28 persen dari target laba WIKA di tahun 2013 sebesar Rp 555 miliar.

Untuk tahun 2013 ini, perseroan menargetkan pertumbuhan kontrak hingga 21 persen sebesar Rp 38,87 triliun.

Perolehan kontrak ini juga termasuk carry over proyek dari tahun 2012 sebesar Rp 18,12 triliun.

Komposisi perolehan kontrak baru WIKA untuk tahun 2013 masih tetap didominasi oleh Induk Perusahaan dengan komposisi terhadap Anak Perusahaan 60:40.

Target Penjualan di luar proyek-proyek kerjasama tahun 2013 tercatat meningkat hingga 20,8 persen menjadi sebesar Rp 11,86 triliun dibandingkan realisasi tahun 2012.

WIKA optimistis dapat mencapai target kinerjanya karena pencapaian kontrak baru di kuartal III tahun 2013 sudah mencapai 63,97 persen atau sebesar Rp 13,28 triliun dari target Kontrak Baru 2013.

Untuk informasi, pada tahun 2013 ini, perseroan menargetkan pertumbuhan kontrak baru sebesar Rp 20,76 triliun.

(ra/JA/VBN)

To show sotck chart