Home Tags Posts tagged with "laba bersih"

0 318

PT Semen Baturaja Tbk. mencatatkan perolehan laba bersih yang belum diaudit sebesar Rp. 310 miliar atau tumbuh sebesar 3,6 persen dari perolehan di tahun 2012 sebesar Rp. 299 miliar. Namun demikian, pertumbuhan tersebut masih jauh lebih rendah dari pertumbuhan di tahun 2011 – 2012. Dalam periode tersebut perseroan hanya  mampu membukukan pertumbuhan laba sebesar 18,6 persen.

Penurunan di tahun 2013 lalu diperkirakan karena penurunan permintaan semen secara keseluruhan di tahun 2013. Sebelumnya pertumbuhan permintaan semen dapat mencapai rata-rata 14,5 persen, namun di tahun 2013 lalu permintaan semen hanya tumbuh sebesar 5,6 persen.

Nampaknya tahun pemilu di 2014 ini juga belum dapat memberikan dampak positif bagi kinerja keuangan SMBR. Kurs yang terus melemah masih memperbesar beban produksi perseroan sehingga dapat menggerus pendapatan. Sementara permintaan semen di tahun ini yang masih tertekan karena penurunan pada bisnis properti juga dapat mengurangi perolehan pendapatan SMBR di tahun ini.

Diperkirakan

0 415

Intel Corp mengatakan penjualan chip untuk pasar komputer personal meningkat pada kuartal keempat, tetapi permintaan untuk sistem yang lebih besar tercatat lebih lemah dari yang diharapkan. Intel melaporkan laba bersih perusahaan naik 6,4 persen untuk periode yang berakhir pada bulan Desember, sedangkan pendapatan naik 2,6 persen. Margin laba kotor perusahaan adalah 62 persen di kuartal tersebut atau lebih tinggi dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya yang sekitar 61 persen.

Intel sendiri dikatakan sangat merasakan dampak dari menguatnya penjualan tablet dan smartphone dan karenanya banyak pendapat  memperkirakan bahwa penjualan PC secara global akan turun 10 persen pada tahun 2013. Penurunan ini sedikit lebih ringan pada kuartal keempat, di mana IDC mencatat penjualan PC jatuh sebesar 5,6 persen dibandingkan dengan kuartal ketiga yang jatuh 7,6 persen.  Tanda-tanda bahwa pasar PC akan kembali menguat telah membantu saham Intel untuk naik 13 persen sejak awal Desember.

Intel juga melaporkan pendapatan masih difokuskan

0 365

Goldman Sachs Group Inc yang merupakan sebuah perusahaan investasi perbankan multinasional Amerika dan bergerak di bidang perbankan investasi global, sekuritas, manajemen investasi, dan jasa keuangan lainnya terutama dengan nasabah institusi melaporkan berkurangnya keuntungan pada Q4 2013.  Laba bersih kuartal keempat turun 19 persen karena berkurangnya pendapatan perdagangan. Meskipun begitu, kuatnya hasil investasi perbankan dan rendahnya biaya yang dikeluarkan telah membantu Wall Street untuk mengalahkan ekspektasi para analis.

Meskipun pendapatan lebih baik dari perkiraan sebelumnya, saham Goldman jatuh 2,2 persen di perdagangan sore kemarin, hal ini telah mengurangi keuntungan dari beberapa hari terakhir karena investor lebih fokus melakukan investasi di perusahaan berpendapatan tetap, mata uang, dan komoditas perdagangan. Hal ini menunjukkan level terburuk bisnis Goldman sejak tahun 2008.

Goldman membukukan laba bersih kuartal keempat sebesar USD 2,33 miliar atau USD 4,60 per saham, turun dari USD 2,89 miliar atau USD 5,60 per saham setahun yang lalu, pendapatan

0 333

Meskipun kecil, HTC Corp berhasil mencatat laba bersih untuk kuartal keempat, didukung oleh keuntungan dari penjualan sahamnya di perusahaan headphone AS. Meski mencatat laba bersih, produsen smartphone asal Taiwan ini masih mencatat rugi usaha di tengah penurunan penjualan.

Laba bersih awal HTC adalah sebesar USD 10,4 juta seperti yang dilansir Market Watch, hasil ini didapat setelah HTC menjual sahamnya yang tersisa di Beats Electronics LLC sebesar TWD 265 juta.

Jumlah ini lebih tinggi dari perkiraan para analis yang telah memperkirakan HTC akan mengalami rugi bersih sebesar TWD 1,09 miliar. Raihan di kuartal keempat ini juga lebih baik dari kuartal ketiga ketika perusahaan membukukan rugi bersih sebesar TWD 2,97 miliar.

Untuk kegiatan operasioanal, HTC masih mencatat rugi karena tingginya biaya produksi dan menyusutnya jumlah penjualan. Meski begitu, kerugian operasi HTC sudah mengecil menjadi TWD 1,56 miliar pada kuartal keempat dari TWD 3,5 miliar pada kuartal ketiga,”

0 313

PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) mengalami pertumbuhan penjualan sebesar 12 persen pada kuartal III 2013 dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya. tetapi tercatat mengalami rugi bersih sebesar Rp 318 miliar atau meningkat 2 kali lipat dari kerugian yang dialami tahun kemarin.

Peningkatan kerugian ini antara lain disebkan oleh rugi selisih kurs yang meningkat  113 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. hal ini menunjukan MLIA banyak melakukan impor bahan baku, sementara ekspor yang malah menurun 1 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya  menyebabkan terjadinya defisit yang dialami perusahaan.

Rasio utang perusahaan kini mencapai 6 kali lipat dari ekuitasnya menunjukan jumlah utang yang sangat besar. sementara jika dibandingkan dengan total aset yang mereka miliki, jumlah total utangnya mencapai 86 persen. Hal ini membuat MLIA memiliki resiko likuiditas yang cukup tinggi.

Dihitung dari laporan keuangan kuartal III 2013 MLIA mencatatkan rasio P/E negatif karena kerugiannya,

0 471

Raksasa media dan hiburan, Walt Disney Co melaporkan berhasil mencatat peningkatan laba hingga 12 persen pada kuartal keempat. Menurut Walt Disney, kenaikan laba ini disebabkan naiknya semua segmen bisnis mereka.

Disney mengatakan pendapatan dari segmen jaringan media Walt Disney media yang meliputi ESPN dan ABC naik 1 persen secara year on year menjadi USD 4,95 miliar.

Namun laba usaha untuk segmen usaha ini turun 8 persen menjadi USD 1,44 miliar. Hal ini disebabkan adanya peningkatan fee afiliasi dan biaya pemrogaman ESPN.

Pendapatan untuk segmen usaha taman hiburan dan resort tumbuh 8,5 persen menjadi USD 3,7 miliar. Hal ini didorong oleh bagusnya pertumbuhan kunjungan wisatawan domestik dan tingginya tingkat royalti dari Tokyo Disney Resort.

Untuk pendapatan segmen usaha studio hiburan naik 7 persen menjadi USD 1,5 milyar. Hal ini membuat laba usaha naik 35 persen menjadi USD 108.000.000.

Sementara pendapatan dari produk konsumen naik 14 persen menjadi USD 1 miliar dengan pendapatan operasional naik

0 363

Produsen mobil terbesar di dunia, Toyota Motor Corp menyatakan telah menaikkan proyeksi laba akhir tahunnya sebesar 13 persen.

Naiknya laba ini dikontribusikan oleh pelemahan yen dan naiknya penjualan dari jajaran produk Prius dan Lexus yang merupakan kendaraan ekspor perusahaan tersebut.

Toyota memprediksi akan memperoleh kenaikkan laba bersih hingga JPY 1,67 triliun (USD 16,9 miliar) pada akhir tahun buku 2013 yang berakhir 31 Maret 2014.

Untuk informasi, produsen mobil yang berbasis di Jepang ini sebelumnya mengatakan mereka memprediksi akan memperoleh laba bersih hingga JPY 1,48 triliun.

Meningkatnya laba bersih ini juga didukung oleh meningkatnya laba bersih yang didapat dari General Motors Co dan Volkswagen AG di kuartal akhir tahun ini.

Terus meningkatnya laba Toyota juga berhasil mengembalikan kepercayaan publik terhadap kebijakan ekonomi yang dicanangkan Perdana Menteri Shinzo Abe untuk meningkatkan kembali nilai yen yang terus melemah terhadap setiap mata uang utama global pada tahun 2012.

Melemahnya yen juga sempat memberikan banyak tekanan terhadap para eksportir

0 298

Nissan Motor Co, menyatakan telah memangkas proyeksi pendapatannya dan akan merubah susunan direksi untuk mengatasi masalah kualitas kinerja serta sulitnya kondisi ekonomi yang akan terjadi di banyak pasar negara lain.

Perusahaan ini sebelumnya berhasil membukukan laba bersih sebesar JPY 107,8 miliar untuk kuartal Juli-September. Raihan tersebut meningkat tipis sebesar 2 persen dari JPY 105,7 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya

Sementara untuk penjualan hingga bulan September naik 16 persen menjadi JPY 2,5 triliun. Presiden dan CEO Nissan, Carlos Ghosn mengatakan pelemahan kinerja ini disebabkan berbagai masalah yang terjadi di luar perkiraan di antaranya pelemahan  yang terjadi di banyak pasar negara berkembang dan mahalnya modal.

Dia juga mengumumkan bahwa telah terjadi perobakan, di mana chief operating officer, Toshiyuki Shiga telah diturunkan dari posisinya.

“Perlu dilakukan tindakan secepat mungkin terkait dengan perlambatan kinerja ini,” kata Ghosn. Ia menekankan bahwa langkah penurunan Shiga ini diambil untuk melakukan penyegaran di jajaran direktur Nissan.

Selain memangkas proyeksi

0 319

Hingga kuartal III tahun 2013, PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) melaporkan berhasil membukukan laba bersih senilai Rp 7,55 triliun.

Jumlah tersebut meningkat hingga 1,62 persen dibandingkan kuartal III tahun 2012 yang sebesar Rp 7,43 triliun.

Sedikitnya kenaikan laba bersih perseroan ini tidak lepas dari naiknya beban perseroan.

Di mana beban pokok penjualan naik hingga 15,27 persen menjadi Rp 40,3 triliun di kuartal III 2013 dari Rp 34,96 triliun di kuartal III tahun lalu.

Hal ini membuat laba kotor naik tipis 6,67 persen menjadi Rp 14,39 triliun pada kuartal III 2013 dari Rp 13,49 triliun pada kuartal III 2012.

Selain itu, beban usaha yang terdiri dari beban penjualan, beban umum dan administrasi meningkat 11,8 persen menjadi Rp 3,98 triliun pada kuartal III tahun ini dari Rp 3,56 triliun pada kuartal III tahun lalu.

Hal ini membuat laba usaha naik tipis 4,83 persen menjadi Rp 10,41 triliun pada kuartal III tahun ini dari Rp

0 606

Hingga kuartal III tahun 2013, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melaporkan mencatat laba bersih sebesar Rp 347,99 miliar.

Raihan tersebut anjlok hingga 44,5 persen dari periode yang sama tahun 2012 sebesar Rp 627,78 miliar.

Jatuhnya laba bersih ANTM di kuartal III tahun ini disebabkan oleh naiknya beban pokok penjualan sebesar 23,91 persen menjadi Rp 7,52 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 5,72 triliun.

Hal ini membuat laba kotor mengalami penurunan menjadi Rp 1,29 triliun di kuartal III tahun 2013 dari sebelumnya Rp 1,41 triliun dimkuartal III tahun 2012.Beban usaha hingga kuartal III tahun ini meningkat 3,43 persen menjadi Rp 813,59 miliar.

Sementara, penjualan bersih mengalami kenaikan 19,00 persen di kuartal III tahun 2013 menjadi Rp 8,81 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp 7,13 triliun.

Sedangkan total aset diakhir  kuartal III 2013 mengalami peningkatan sekitar 7,24 persen

0 382

Pada kuartal III tahun 2013, PT MNC Investama Tbk (BHIT) melaporkan berhasil meraih pendapatan hingga Rp 8,4 triliun.

Raihan tersebut meningkat hingga 21 persen dari Rp 6,9 triliun dari periode yang sama tahun 2012.

Meningkatnya pendapatan BHIT banyak didukung oleh dari bisnis media berbasis konten dan iklan sebesar 59 persen senilai Rp 4,9 triliun serta media berbasis pelanggan sebesar 26 persen senilai Rp2,2 triiun.

Untuk dari jasa keuangan tercatat naik sebesar 7 persen  menjadi Rp 600,18 miliar dan pertambangan meningkat 5 persen menjadi 415,2 miliar.

Sementara EBITDA dari BHIT tercatat meningkat sebesar 19 persen dari Rp 2,4 triliun pada kuartal III tahun lalu menjadi Rp 2,9 triliun pada kuartal III tahun ini.

Pelemahan nilai tukar terhadap USD menjadi Rp 11.613 di akhir September 2013 menjadi unralized loss senilai Rp 966 miliar. Dengan begitu, laba bersih BHIT tercatat menjadi Rp 26,6 miliar.

Sebelumnya

0 376

Hingga kuartal III tahun 2013, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) melaporkan membukukan laba bersih sebanyak Rp 390,03 miliar.

Jumkah tersebut meningkat 38,03 persen dbandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut perseroan raihan ini sudah mencapai 70,28 persen dari target laba WIKA di tahun 2013 sebesar Rp 555 miliar.

Untuk tahun 2013 ini, perseroan menargetkan pertumbuhan kontrak hingga 21 persen sebesar Rp 38,87 triliun.

Perolehan kontrak ini juga termasuk carry over proyek dari tahun 2012 sebesar Rp 18,12 triliun.

Komposisi perolehan kontrak baru WIKA untuk tahun 2013 masih tetap didominasi oleh Induk Perusahaan dengan komposisi terhadap Anak Perusahaan 60:40.

Target Penjualan di luar proyek-proyek kerjasama tahun 2013 tercatat meningkat hingga 20,8 persen menjadi sebesar Rp 11,86 triliun dibandingkan realisasi tahun 2012.

WIKA optimistis dapat mencapai target kinerjanya karena pencapaian kontrak baru di kuartal III tahun 2013 sudah mencapai 63,97 persen atau sebesar Rp 13,28 triliun dari target Kontrak Baru 2013.

Untuk informasi, pada tahun 2013 ini,

To show sotck chart