Home Tags Posts tagged with "pendapatan martina berto"

0 350

(Vibiznews – Stock)  PT Martina Berto Tbk (MBTO) menyatakan masih memiliki dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offring/IPO) sbanyak Rp 91,74 miliar. Untuk informasi, pada saat melakukan IPO pada tahun 2011, perseroan berhasil memperoleh dana bersih sebanyak Rp 250 miliar.

Dana hasil IPO tersebut sudah digunakan perseroan untuk pembangunan pabrik baru yang berada di Cikarang, pembelian mesih dan peralatan produksi sebesar Rp 43,25 miliar. Di samping itu, dana IPO itu juga dipergunakan untuk membayar utang kepada Bank CIMB Niaga sebanyak Rp 54 miliar.

Sementara untuk modal kerja, perseroan sudah mengeluarkan dana sebanyak Rp 61 miliar untuk renovasi gudang dan bangunan, pengembangan infrastruktur teknologi informasi, researchn development product, dan pengembangan Martha Tilaar Shop (MTS).

Untuk target pendapatan hingga akhir tahun ini MBTO  akan berusaha memperoleh 800 milyar dengan laba bersih kurang lebih 50 milyar, namun  pasca depresiasi kurs Rupiah ini akan membuat MBTO kerja keras.

Untuk pergerakan harga saham sampai dengan perdagangan sesi I hari ini  (16/10) saham tersebut berada pada level Rp325/lembar saham atau terjadi penurunan Rp20 dari penutupan perdagangan pekan lalu. Untuk volume saham yang diperdagangkan saham ini mengalami kemerosotan sejak awal bulan September 2013.

Ditinjau secara mingguan rentang pergerakan normal pada saham ini diperkirakan level support berada pada Rp320 dan Rp345 untuk level resistance mingguan.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan update analisa teknikal terhadap sahamSecara garis besar ditinjau pada analisa teknikal terhadap major pattern, saham ini menunjukkan tren konsolidasi untuk mendapatkan tumpuan kuat rebound ditengah tekanan yang ada. Indikator-indikator teknikal menunjukkan momentum turun ke level yang lebih rendah dan beberapa indikator kekuatan tren menunjukkan fase akhir pola bearish .

Kisaran Rp320  merupakan support yang tidak terlalu kuat dan level ini diperkirakan masih mungkin tercapai atau tertembus dalam 1 bulan perdagangan mendatang . Sedangkan kisaran Rp400 merupakan  resistance yang tidak terlalu kuat dan level ini diperkirakan masih mungkin tercapai atau tertembus dalam 3 bulan perdagangan mendatang.

(RA/JA/VBN)

To show sotck chart