SMGR Berhasil Keluar Dari Posisi Saham Terburuk Dalam 16 Bulan

570

Pergerakan  saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) pada perdagangan sesi pertama hari Rabu (16/11) berhasil rebound kuat setelah perdagangan sebelumnya 3 hari berturut tertekan jual sangat kuat hingga menjatuhkannya ke posisi saham terburuk sejak perdagangan 25 Agustus 2015 atau 16 bulan lalu.

Rebound saham imbas sentimen hijau IHSG yang membuat pasar lokal banyak lakukan bargain hunting, dan sebaliknya investor asing masih terus melakukan tekanan jualnya cukup besar. Investor asing masih kecewa dengan kinerja keuangan perseroan yang sedang membeli pabrik penggilingan di Bangladesh ini, karena keuntungan perseroan pada periode Q3-2016 menurun dari tahun lalu periode sama.

Memang jika melihat kinerja keuangannya pada kuartal ketiga tahun ini, laba bersih alami penurunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Laba bersih yang diterima perseroan hanya  Rp2,9 triliun sedangkan selama Q3-2015 mencapai Rp3,1 triliun.

Untuk pergerakan sahamnya di lantai perdagangan bursa saham hari Rabu (16/11), saham SMGR dibuka kuat   pada posisi 8275  dengan volume perdagangan saham sudah   mencapai 52 ribu lot  saham. Asing memburu saham dengan net buy Rp6,3 miliar.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal,  indikator MA masih bergerak turun  dengan    indikator Stochastic  turun mendekati   area jenuh jual. Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik dengan  +DI yang  bergerak turun  menunjukan pergerakan SMGR siap revisi.

Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasi trading selanjutnya  pada target level support di level 8220 hingga target resistance di level 8450.

Lens Hue/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here