IHSG Selasa Ditutup Nyaris Flat dalam Pasar yang Fluktuatif

546
IHSG Menguat

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari Selasa ini terpantau ditutup nyaris flat dalam sesi pasar yang sempat fluktuatif, dengan sedikit menguat 0,04% atau 2,28 poin di level 6.000,47 setelah dibuka lebih tinggi di 6.021,09. Investor lokal yang mengoleksi kembali sejumlah saham unggulan cukup menopang IHSG balik lagi ke level 6.000 hari ini, walau hanya tipis (5/12).

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini agak menguat. Rupiah terhadap dollar AS sore hari WIB ini terlihat berada di posisi Rp 13.518, dibandingkan posisi penutupan perdagangan Senin kemarin di Rp 13.523.

Mengawali sesi perdagangannya, IHSG sempat dibuka menguat pada level 6.021,09. Setelah itu IHSG terus terseret turun sampai level 5.979,48, kemudian IHSG secara bertahap naik terus sampai di garis datar dengan sedikit menguat 0,04% atau 2,28 poin di level 6.000,47.

Sepanjang sesi hari ini, investor mentransaksikan 9,66 miliar saham, dengan nilai perdagangan mencapai Rp 7,51 triliun. Pemodal asing membukukan pembelian bersih alias net buy di pasar reguler sebesar Rp 31,38 miliar. Tapi, asing masih mencatatkan penjualan bersih atau net sell di seluruh pasar senilai Rp 231,36 miliar.

Tercatat mayoritas sektor tertekan. Hanya empat sektor yang menguat, dipimpin keuangan yang naik 0,73%. Sedangkan, enam sektor lain melorot, terutama konstruksi dan perkebunan yang tumbang masing-masing 1,65% dan 1,63%.

Demikian pula terpantau ada 252 saham terkoreksi berbanding 98 saham yang naik. Saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang naik 5,91% ke level Rp 2.330 menduduki puncak top gainers atau saham berkinerja terbaik hari ini. Sedangkan, top losers dihuni saham PT PP Properti Tbk (PPRO) yang turun 7,89% ke Rp 175.

Analis Vibiznews melihat pergerakan bursa hari ini –sebagaimana diprediksi- berlangsung mixed, dengan sebagian investor lokal ambil aksi bargain hunting setelah IHSG terjungkal 1,80% akhir minggu yang lalu. Sedangkan, sebagian lagi curi moment untuk ambil untung, dan sempat menyeret indeks ke zona merah. Kemungkinannya rentang perdagangan tidak terlalu besar hari ini. Resistance saat ini berada di level 6.073 dan 6.098. Sedangkan bila terhadang tekanan jual di level ini, support merosot ke level 5903, dan bila tembus ke level 5860.

 

Analis: J. John

Editor: J. John

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here