Bursa Wall Street Ditutup Positif; Saham Perbankan Pimpin Kenaikan

519
wall street

(Vibiznews – Index) Bursa Saham naik tajam pada hari Kamis setelah Presiden AS Donald Trump mengklarifikasi posisinya mengenai kemungkinan serangan rudal di Suriah, sementara saham bank muncul menjelang laba.

Indeks Dow Jones naik 293,60 poin menjadi ditutup pada 24.483,05, dengan Intel memimpin indeks lebih tinggi.

Indeks S & P 500 naik 0,8 persen menjadi 2.663,99 karena keuangan naik 1,8 persen.

Indeks Komposit Nasdaq naik 1 persen menjadi 7.140,25.

Saham bank memimpin kenaikan, dengan J.P. Morgan Chase, Citigroup dan Goldman Sachs semua naik lebih dari 2 persen. SPDR S & P Bank ETF (KBE) melonjak 1,8 persen di depan laba kuat yang diharapkan dari bank-bank besar dan sektor keuangan yang lebih luas. Penghasilan diharapkan tumbuh 24 persen untuk keuangan.

Pergerakan Kamis datang setelah sesi down untuk Wall Street pada hari Rabu. Dow turun lebih dari 200 poin setelah Trump mengejek Rusia dengan ancaman aksi militer yang akan segera terjadi di Suriah.

Trump muncul untuk mengkritik Kremlin, yang mendukung negara dari Presiden Suriah Bashar Assad, setelah serangan kimia yang diduga terjadi di Suriah selama akhir pekan.

Saham rebound pada Kamis karena musim laporan laba perusahaan terbaru dimulai. Sebelum bel, BlackRock membukukan laba per saham dan pendapatan yang melampaui ekspektasi analis. Saham manajer aset ini naik 1,5 persen.

Delta Air Lines melaporkan laba kuartalan yang mengalahkan perkiraan, meskipun biaya meningkat. Saham perusahaan naik 2,9 persen.

Citigroup, J.P. Morgan Chase dan Wells Fargo adalah salah satu perusahaan yang dijadwalkan melaporkan Jumat pagi.

Investor memiliki ekspektasi tinggi untuk musim laba ini. Menurut FactSet, pendapatan S & P 500 diperkirakan tumbuh 17,1 persen pada kuartal terakhir. Itu akan menjadi pertumbuhan laba kuartalan terbesar sejak kuartal pertama tahun 2011, ketika mereka naik 19,5 persen.

Dalam berita ekonomi, klaim pengangguran mingguan turun 9.000 pekan lalu menjadi 233.000. Harga impor, sementara itu, tetap tidak berubah di bulan Maret.

Malam nanti akan dirilis data Michigan Consumer Sentiment Prel April yang diindikasikan melemah.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street akan bergerak positif jika data laba emiten terealisir meningkat. Namun perlu dicermati data Consumer Sentiment nanti malam dan ketegangan geopolitik AS-Rusia yang masih dapat memperngaruhi pergerakan bursa Wall Street.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here