Euro Diperdagangkan Pada Rentang Yang Ketat Karena Kurangnya Berita Fundamental

512

(Vibiznews-Forex) EUR/USD diperdagangkan pada 1.1684, setelah menghadapi penolakan diatas 1.17 selama tiga kali pada empat hari perdagangan yang terakhir. Sebagai akibatnya outlook yang bullish menjadi netral.

Kegagalan untuk melewati level psikologis di 1.17 dengan cara yang meyakinkan kemungkinan berhubungan dengan naiknya imbal hasil Treasury dan melebarnya rentang imbal hasil Amerika Serikat dengan Jerman. Imbal hasil 10 tahun diperdagangkan 3.06 persen. Sementara itu rentang imbal hasil 2 tahun Amerika Serikat dengan Jerman terlihat pada 333 basis poin, level tertinggi sejak 1989.

Matauang bersama Eropa bisa menembus diatas 1.17 jika rentang imbal hasil bergerak searah dengan tren turun. Hal ini bisa terjadi pada esok hari atau beberapa hari yang akan datang pada saat imbal hasil membentuk “doji candle” yang memberikan signal “bullish” yang sudah kelelahan.

Saat ini Euro diperdagangkan naik keatas pada 1.169 sementara matauang utama dunia lainnya terperangkap dalam rentang yang ketat pada sekitar level kunci karena kekurangan berita fundamental dan berharap pada pidato dari Presiden Bundesbank Jerman yang akan menjadi topik utama hari ini.

Apabila berhasil menembus 1.170 maka pasangan matauang ini akan menghadapi “resistan” pada 1.1724 dan selanjutnya 1.1791. Sebaliknya akan berhadapan dengan “support” pada 1.1664 dan selanjutnya 1.1640.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here