Harga Minyak Naik Seiring Pelaksanaan Vaksin Virus Corona

407

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak naik pada hari Senin (14/12), terdukung harapan pelaksanaan vaksin virus corona akan mengangkat permintaan bahan bakar global sementara ledakan kapal tanker di Arab Saudi mengguncang pasar.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS untuk Januari naik 43 sen, atau 0,9%, menjadi $ 47,00 per barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk Februari naik 52 sen, atau 1% menjadi $ 50,49 per barel pada.

Harga juga memperpanjang kenaikan di tengah kegelisahan pasokan setelah sebuah perusahaan pelayaran mengatakan tanker minyaknya meledak setelah terkena sumber eksternal saat bongkar muat di pelabuhan Jeddah di Arab Saudi.

Brent dan WTI telah menguat selama enam minggu berturut-turut, kenaikan terpanjang sejak Juni.

Amerika Serikat memulai kampanye vaksinasi melawan Covid-19, meningkatkan harapan bahwa pembatasan pandemi dapat segera berakhir dan mengangkat permintaan di konsumen minyak terbesar di dunia ini.

Perpanjangan pembicaraan Brexit di antara kekuatan Eropa juga mendukung pasar keuangan pada hari Senin.

Negara-negara besar Eropa melanjutkan mode lockdown untuk mengekang penyebaran Covid-19 yang telah mengurangi permintaan bahan bakar. Seperti Jerman, ekonomi terbesar keempat di dunia ini, berencana untuk memberlakukan penguncian yang lebih ketat mulai Rabu untuk memerangi virus.

Investor menantikan dua pertemuan antara Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya termasuk Rusia, kelompok yang dikenal sebagai OPEC +.

Joint Ministerial Monitoring Committee (JMMC) OPEC + yang memantau kepatuhan di antara anggota akan bertemu pada 16 Desember, sementara OPEC + akan bertemu pada 4 Januari untuk mempelajari pasar setelah keputusan terakhir mereka untuk membatasi kenaikan produksi hingga 500.000 barel per hari mulai tahun depan.

Dua kebakaran terpisah terjadi di terminal ekspor minyak mentah Qua Iboe Nigeria dan di pipa minyak di Iran pada hari Minggu, tetapi insiden tersebut sebagian besar telah diatasi.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk selanjutnya harga minyak berpotensi naik terdukung harapan positif pelaksanaan vaksin virus corona yang memberikan harapan peningkatan permintaan. Harga minyak diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $ 47,35-$ 47,70. Namun jika harga turun, akan bergerak dalam kisaran Support $ 46,75-$ 46,50.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here