Imbal Hasil Treasury AS Turun Merespon Data Inflasi yang Mereda

311

(Vibiznews – Bonds) Imbal Hasil Treasury AS turun pada hari Rabu karena angka inflasi mereda dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Imbal hasil Treasury 10-tahun jatuh hampir 9 basis poin menjadi 2,71%, mencapai level terendah dalam seminggu. Imbal Hasil Treasury 30-tahun turun sekitar 2 basis poin menjadi 2,979%. Hasil bergerak berbanding terbalik dengan harga, dan titik dasar sama dengan 0,01%.

Penurunan tajam dalam yield datang karena data menunjukkan indeks harga konsumen naik 8,5% pada Juli dari tahun lalu, lebih ringan dari perkiraan Dow Jones sebesar 8,7%. Harga juga tidak berubah dari bulan sebelumnya.

Tidak termasuk harga makanan dan energi yang bergejolak, yang disebut CPI inti, naik 5,9% setiap tahun dan 0,3% bulanan, dibandingkan dengan perkiraan masing-masing sebesar 6,1% dan 0,5%.

Laporan inflasi menunjukkan kepada beberapa orang bahwa tekanan harga mungkin telah mencapai puncaknya, yang dapat memicu spekulasi bahwa Federal Reserve dapat melakukan kenaikan suku bunga yang lebih kecil bulan depan.

Bank sentral telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 2,25 poin persentase sejauh ini pada tahun 2022 dengan angka inflasi berjalan jauh di depan target jangka panjang 2% mereka. Pejabat Fed telah mengindikasikan baru-baru ini bahwa lebih banyak kenaikan suku bunga akan segera terjadi.

Di tempat lain, Presiden Fed Chicago Charles Evans dan Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari pada hari Rabu dijadwalkan untuk menyampaikan pernyataan tentang kondisi ekonomi AS di acara terpisah.

Dalam berita ekonomi lainnya, persediaan grosir untuk bulan Juni naik sedikit kurang dari yang diperkirakan.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, imbal hasil Treasury AS akan bergerak lemah dengan inflasi Juli AS yang mereda dari bulan sebelumnya dimana memberikan sentimen The Fed AS akan menaikkan suku bunga lebih kecil dan tidak agresif dibandingkan sebelumnya.