Harga Kopi, Gula, Kakao Beragam Minggu ke – 4 Agustus

710

(Vibiznews – Commodity) – Review Pasar  Minggu ke-empat Agustus  Harga   kopi, gula, kakao beragam .  

Harga kopi, gula dan kakao pada akhir minggu dipengaruhi pidato dari Chairman the Fed Jerome Powell di Jackson Hole yang tetap mempertahankan kebijakan moneter ketat untuk memerangi inflasi.  

https://www.vibiznews.com/2022/08/27/the-fed-bertahan-hawkish-mengapa-serta-dampaknya-global-market-outlook-29-aug-2-sep-2022/

Akibatnya indeks dolar AS meningkat dan harga komoditas menurun. Indeks dolar menguat 108.83 naik 0.33% sebelumnya jatuh ke 107.54 pada hari Jumat. 

https://www.vibiznews.com/2022/08/27/dolar-as-akhir-pekan-menguat-setelah-nada-hawkish-powell-mengatasi-inflasi/

Harga minyak mentah turun pada hari Jumat ke $92.77 setelah pidato Chairman the Fed. 

https://www.vibiznews.com/2022/08/28/rekomendasi-minyak-mingguan-29agustus-2-september-2022-bisakah-bertahan-di-atas-90/

Harga kopi turun pada penutupan pasar hari Jumat 26 Agustus   dari rally pada minggu ini. Harga kopi turun dari harga  tertinggi 6 bulan karena kekeringan. Menurut Somar Meteorologia tidak turun hujan di Minas Gerais, perkebunan kopi terbesar di Brazil. Climatempo juga mengatakan tidak turun hujan di perkebunan kopi Brazil sampai akhir bulan.  
Harga gula naik pada penutupan pasar hari Jumat 26 Agustus    ke harga tertinggi 1 ½ minggu. Berkurangnya persediaan dan menguatnya Real Brazil. Laporan Unica pada hari Rabu hasil gula Brazil 2022/23 sampai pertengahan Agustus turun 12.8% dari tahun lalu menjadi 18.625 MMT. 

Real Brazil menguat ke tertinggi 2 minggu terhadap dolar.  

Harga kakao mixed pada penutupan pasar hari Jumat 26 Agustus. Harga kakao di London naik ke tertinggi 2 ½ bulan karena kekurangan pupuk di Afrika Barat menyebabkan kualitas kakao dan hasilnya berkurang pada tahun depan. 

Harga kakao di New York turun karena menguatnya indeks dolar menyebabkan terjadinya likuidasi di kakao berjangka. 

Adapun penggerak pasar pada minggu ini adalah sebagai berikut : 

 KOPI  

Harga kopi Arabika Desember di ICE New York turun $1.40 (0.58%) menjadi $238.10. Harga kopi Robusta Nopember di ICE London turun 1.43%. 

Harga kopi pada seminggu ini naik 10.26 %. 

Faktor Penggerak Harga Kopi :  
  • Produksi kopi  global   2022/23 ( Oktober – September) akan naik 4.7% dari tahun lalu menjadi 174.95 juta kantong menurut USDA.  
  • Pasar kopi global di 2022/23 akan menjadi surplus 3.5   juta kantong dari defisit 7.3 juta di 2021/22  kantong menurut Citi Group 
  • Laporan  ICO   total ekspor kopi global  Oktober – Juni 2022 naik 0.5% dari tahun lalu menjadi 98.77 juta    kantong. 
  • Colombia National Federation of Coffee Growers melaporkan   produksi  kopi Colombia dari Juli turun 22% dari  tahun lalu menjadi 944,000 kantong 
  • Ekspor kopi Robusta Vietnam dari Januari sampai Juli 2022 naik  17.3% dari tahun lalu menjadi  1.13 MMT  menurut Vietnam’s General Statistics Office   
  • Produksi kopi Robusta Vietnam di 2021/22 diperkirakan naik menjadi 31.58 juta kantong dari 31.1 juta kantong. Perkiraan Produksi   di 2022/23   akan turun 2.2% dari tahun lalu menjadi 30.9 juta kantong menurut USDA. 
  • The Green Coffee Association melaporkan hari 15 Agustus bahwa persediaan kopi hijau AS naik 2.9% dari bulan lalu dan 2.5% dari tahun lalu menjadi tertinggi 1 ¾ tahun menjadi 6.223 juta kantong. 
Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support pertama di $232 , berikut ke $223 . Resistant pertama di $ 239 dan berikut ke $  246  
GULA 

Harga gula Oktober di ICE New York naik 57 sen (3.18%) menjadi $18.47. Harga gula Oktober di  ICE London naik 2.19% . 

Harga gula pada minggu ini naik 2.16%. 

Faktor Penggerak Pasar Gula: 
  • Conab pada hari Jumat melaporkan penurunan perkiraan hasil gula Brazil 2022/23 menjadi 33.9 MMT dari perkiraan April  40.3 MMT. Turunnya area tanam  dan hasil dari  tebu lebih sedikit. 
  • Perkiraan Export Brazil di 2022/23  naik 3.7% dari tahun lalu menjadi 26.6 MMT menurut USDA FAS 
  • Produksi gula India di 2021/22  diperkirakan     naik 12.2% dari tahun lalu menjadi 35 MMT dari 33.3 MMT   menurut Indian Sugar Mills Association (ISMA) 
  •  Ekspor gula India di 2021/22 akan mencapai rekor 9 MMT  menurut Indian Sugar Mills Association (ISMA) 
  • Ekspor gula Thailand diperkirakan sebesar 7 MMT di 2021/22 menurut the Thailand Office of Cane and Sugar Board
Analisa tehnikal untuk gula dengan support pertama di $   18.00 dan berikut ke   $17.60 Resistant pertama di $  18.50 dan berikut ke $19.20  
KAKAO  
Harga kakao Desember di ICE New York turun $4 (0.17%) menjadi $2,413 per ton dan harga kakao Desember di ICE London naik 0.65%. 

Harga kakao mingguan naik 2.16%. 

Faktor penggerak pasar kakao : 
  • Perkiraan produksi kakao dunia di 2021/22 (Oktober – September) akan  turun  5.2%  dari tahun lalu menjadi 4.995 MMT menurut ICCO  
  • Perkiraan pasar Kakao global di 2021/22 akan  defisit 181,000 MT dari surplus 215,000 MT di 2020/21 menurut ICCO. 
  • Pemerintah Ivory Coast melaporkan bahwa persediaan kakao turun akumulasi kakao yang dikirim ke pelabuhan sebesar 2.4 MMT pada tanggal  1 Oktober –21 Agustus  tidak berubah  dari tahun lalu.
  • The Ghana Cocoa Board  memperkirakan panen kakao Ghana di 2021/22 turun 35% dari tahun lalu menjadi 685,000 MT terendah 12 tahun.  
  • Perkiraan produksi Ghana di 2022/23 naik 31% dari tahun lalu menjadi 850,000 MT menurut The Ghana Cocoa Board
Analisa tehnikal untuk kakao dengan support pertama di $ 2,370 dan berikut ke $2,280   sedangkan resistant pertama di $2,450  dan berikut ke $2,500  

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting