Sinyal Hawkish Kenaikan Suku Bunga The Fed dan ECB – Market Mover 31 August 2022 by Asido Situmorang

747

(Vibiznews – Market Mover) Pasar investasi global masih terus mencermati seberapa agresif Federal Reserves AS akan menaikkan suku bunga bulan September ini. Tidak hanya The Fed, ECB juga memberikan sinyal kenaikan suku bunga lagi.

Inflasi Jerman meningkat pada level tertinggi dalam hampir 50 tahun. Demikian juga inflasi zona Eropa Agustus yang dirilis Rabu ini menunjukkan peningkatan dari 8,9% menjadi 9,1%. Peningkatan inflasi ini diperkirakan akan mendorong ECB untuk menaikkan suku bunga lebih agresif lagi.

Pada hari Selasa pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa dan Gubernur bank sentral Estonia Madis Muller mengatakan bank sentral harus membahas kenaikan suku bunga 75 basis poin pada bulan September mengingat inflasi yang sangat tinggi.

Pasar juga masih mencerna pidato Jumat lalu oleh Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell, yang mengatakan bank sentral akan terus menaikkan suku bunga pada tingkat yang mungkin dapat menyebabkan tekanan pada perekonomian, dalam rangka mengendalikan inflasi yang tinggi.

Pada Kamis malam akan dirilis data ISM Manufacturing PMI AS bulan Agustus yang diindikasikan menurun.

Pada Jumat malam akan dirilis data Non Farm Payrolls AS bulan Agustus yang diindikasikan menurun. Jika kedua data penting tersebut terealisir menurun, akan semakin memicu The Fed untuk lebih agresif menaikkan suku bunga.

Bagaimanakah pengaruh kebijakan hawkish The Fed dan ECB bagi pasar investasi global?

Dari pasar Forex, Dolar AS menguat pada hari Rabu dengan data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan dan komentar hawkish Federal Reserve menunjuk ke suku bunga yang lebih tinggi, sementara prediksi kenaikan suku bunga di Eropa juga menguatkan mata uang Euro.

Dari pasar Index, bursa saham global bergerak lemah terpengaruh kekhawatiran The Fed akan lebih agresif menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi. Bursa Wall Street berakhir negative semalam. Bursa Asia berakhir mixed. Sedangkan bursa Eropa bergerak lemah tertekan kekhawatiran ECB menaikkan suku bunga lebih agresif.

Dari pasar Komoditas, harga emas turun pada level terendah 1 bulan tertekan penguatan dólar AS dan sinyal hawkish The Fed untuk menaikkan suku bunga. Sedangkan harga minyak terus merosot pada hari Rabu di tengah kekhawatiran pelemahan ekonomi global dan prospek kenaikan suku bunga bank sentral.