Harga Tembaga Tahunan Turun Pertama Sejak 2018

380
tembaga, harga

(Vibiznews – commodity) – Harga logam turun mengakhiri tahun 2022 dengan penurunan tahunan pertama sejak 2018 karena kekhawatiran permintaan berkurang dari pembeli terbesar Cina akibat pertumbuhan ekonomi global turun dan peningkatan persediaan.

Harga tembaga di London Metal Exchange (LME) turun 0.5% menjadi $8,375 per ton. Harga tembaga turun 13% pada tahun ini.

Di AS The Feds mendorong   ekonomi ke arah resesi  . Di Eropa krisis energi membebani perusahaan dan konsumen.

Di Cina berbagai masalah terjadi berlanjutnya lockdown covid, protes kepada pemerintah menyebabkan penyebaran covid lebih luas.

Prospek permintaan logam industri dapat dilihat dari data survey yang dilakukan oleh manager pembelian dari pabrik di seluruh dunia pada beberapa hari ini.

Persediaan dari tembaga yang terdaftar di gudang LME sebesar 88,925 ton, naik 7,525 ton sejak hari Jumat. Pembatalan warrant dari logam 13% turun dari 33% di 7 Desember.

Kenaikan dari persediaan di tahun 2023 akibat berkurangnya permintaan dan jumlah surplus yang terjadi.

Harga logam lain :
  • Harga lead naik 0.9% menjadi $2,294 per ton. Harga lead sempat naik ke $2,302.50 per ton hari Rabu tertinggi sejak 5 Mei. Kekhawatiran persediaan dan kenaikan persediaan ke tertinggi 15 tahun menjadi 25,000 ton.
  • Harga aluminium turun 1.2% menjadi $2,376
  • Harga zinc turun 0.5% menjadi $2,970 turun 0.1% menjadi $24,900
  • Harga Nikel turun 1% menjadi $29,960.

https://www.vibiznews.com/2022/12/31/rekomendasi-gbp-usd-akhir-tahun-31-desember-2022-berhasil-menembus-resistance-1-2075/

Analisa tehnikal untuk tembaga dengan support pertama di $8,210 dan berikut ke $8,153. Resistant  ke $8,389  berikut ke $8,512.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting