Rupiah Kamis Ditutup Melemah ke Rp14.948/USD; BI Mempertahankan BI7DRR 5,75%

485
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (25/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah di hari keduanya, cukup stabil dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menanjak setelah menguat 3 hari di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS petang ini melemah 0,28% atau 41 poin ke level Rp 14.948 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.907. Rupiah terpantau di sekitar level 6,5 minggu terendahnya. Bank Indonesia hari ini mempertahankan suku bunga acuan BI7DRR di 5,75% sesuai ekspektasi pasar.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.951 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.965, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.948.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa menanjak setelah menguat 3 hari; lanjutkan rally oleh prospek pertumbuhan ekonomi AS serta sebagai safe haven di tengah belum sepakatnya plafon kredit Pemerintah Amerika.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini naik ke level 104,06, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 103,89.

Sementara itu, IHSG Kamis di akhir sesi melemah 27,913 poin (0,41%) ke level 6.717,891, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias melemah setelah Wall Street berakhir tertekan kembali oleh isyu plafon kredit yang belum deal serta mencermati keputusan Bank of Korea yang mempertahankan suku bunganya.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa merangkak. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.012 – Rp14.696.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting