IHSG Senin Siang Menguat ke Level 7.040; Perkasa di Setahun Tertingginya

243
Yuk Simak Perbedaan Investasi Saham dan Kripto
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (27/11) terpantau menguat 30,730 poin (0,44%) ke level 7.040,360 setelah dibuka naik ke level 7.034,084.

IHSG bergerak menanjak uptrend ke sekitar setahun terkuatnya, sejak awal Desember 2022, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias melemah di tengah kenaikan inflasi sektor jasa di Jepang, sementara Wall Street di akhir pekan variatif terbatas dalam jam perdagangan pendek.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat 0,17% atau 26 poin ke level Rp 15.544, dengan dollar AS di pasar uang Asia melangkah turun setelah merosot perlahan 2 hari di sesi global sebelumnya; bergerak variatif terbatas di tengah pasar Amerika yang sedang libur Thanksgiving.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.570, serta terpantau bangkit dari sekitar level 2,5 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 30,131 poin (0,43%) ke level 7.034,475. Sedangkan indeks LQ45 naik 5,420 poin (0,59%) ke level 930,286. Siang ini IHSG menguat 30,730 poin (0,44%) ke level 7.040,360. Sementara LQ45 terlihat naik 0,54% atau 5,031 poin ke level 929,897.

Tercatat saat ini sebanyak 296 saham naik, 215 saham turun dan 238 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini bias melemah, di antaranya Nikkei yang melemah 0,54%, dan Indeks Hang Seng yang merosot 0,84%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Adaro Minerals (ADMR) 5,08%, Sumber Global (SGER) 4,74%, Bank Jago (ARTO) 4,21%, dan Amman Minerals (AMMN) 3,85%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam uptrend ke sekitar 12 bulan terkuatnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini mixed mencermati data inflasi Jepang.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan tetap di zona hijau walau agak ditahan profit taking, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.090 dan 7.108. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.896, dan bila tembus ke level 6.829.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group