IHSG Selasa Ditutup Menguat ke Level 7.041; Tertinggi Tahun Ini, Bursa Asia Mixed

280
BEI
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Selasa sore ini (28/11) menguat 27,667 poin (0,39%) ke level 7.041,073 setelah dibuka naik ke level 7.038,725.

IHSG bergerak menanjak mencapai posisi setahun terkuatnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed dari koreksi kemarin, sedangkan Wall Street semalam ditutup melemah terbatas secara bersamaan.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat 0,34% atau 53 poin ke level Rp 15.455, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menanjak tipis setelah merosot perlahan 3 hari; sekitar 3 bulan terendahnya oleh data perumahan AS yang melambat serta ekspektasi investor bahwa the Fed akan mulai memangkas bunganya di semester I tahun depan.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.508, serta terpantau melaju di hari keduanya ke level seminggu tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 25,725 poin (0,36%) ke level 7.038,725. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,142 poin (0,34%) ke level 927,269. Siang ini IHSG menguat 29,550 poin (0,42%) ke level 7.042,960. Sementara LQ45 terlihat naik 0,33% atau 3,053 poin ke level 927,180.

IHSG kemudian bergerak stabil dan ditutup menguat 27,667 poin (0,39%) ke level 7.041,073. Tercatat saat ini sebanyak 249 saham naik, 276 saham turun dan 237 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini mixed melemah, di antaranya Nikkei yang melemah 0,12%, dan Indeks Hang Seng yang merosot 0,98%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Petrindo Jaya (CUAN) 9,70%, Barito Pacific (BRPT) 6,88%, Merdeka Cooper (MDKA) 6,22%, dan Barito Renewables (BREN) 5,04%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini melanjutkan uptrend ke level tertingginya tahun ini, sementara bursa kawasan Asia sore ini mixed setelah Wall Street semalam ditutup melemah terbatas.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan tetap rally bertahap dalam uptrend-nya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.065 dan 7.090. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.896, dan bila tembus ke level 6.829.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group