IHSG Rabu Ditutup Terkoreksi Tipis ke Level 7.036; Bursa Asia Bias Melemah Dipimpin Hang Seng

319
IHSG
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Rabu sore ini (29/11) terpantau terkoreksi tipis 4,986 poin (0,07%) ke level 7.036,087 setelah dibuka naik ke level 7.058,741.

IHSG bergerak rally ke setahun terkuatnya lalu digerus profit taking, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah dipimpin Hang Seng dan komentar bervariasi para pejabat the Fed, sementara Wall Street semalam ditutup menguat terbatas.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat 0,27% atau 41 poin ke level Rp 15.425, dengan dollar AS di pasar uang Eropa melandai setelah merosot bertahap 4 hari; tertahan ke 4 bulan terendahnya setelah seorang pejabat the Fed menyebutkan kemungkinan mulai menurunkan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.466, serta terpantau melaju di hari ketiganya lompat ke level 2,5 bulan tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 17,668 poin (0,25%) ke level 7.058,741. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,752 poin (0,30%) ke level 928,146. Siang ini IHSG melemah 2,436 poin (0,03%) ke level 7.038,636. Sementara LQ45 terlihat turun 0,08% atau 0,706 poin ke level 924,688.

IHSG kemudian bergerak terbatas dan ditutup melemah tipis 4,986 poin (0,07%) ke level 7.036,087. Tercatat saat ini sebanyak 235 saham naik, 300 saham turun dan 226 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini mixed melemah, di antaranya Nikkei yang menurun 0,32%, dan Indeks Hang Seng yang merosot 2,08%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Tripar Multivision (RAAM) -5,05%, Charoen Pokphand (CPIN) -4,27%, Indointernet (EDGE) -4,11%, dan Jasamarga (JSMR) -2,14%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam rally ke level tertinggi setahunnya lalu digerus profit taking, sementara bursa kawasan Asia sore ini mixed bias melemah dipimpin Hang Seng.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan berkonsolidasi namun masih uptrend, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.067 dan 7.090. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.896, dan bila tembus ke level 6.829.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group