IHSG Rabu Siang Terkoreksi Tipis ke Level 7.039; Profit Taking dari Setahun Tertingginya

212
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu siang ini (29/11) terpantau terkoreksi tipis 2,436 poin (0,03%) ke level 7.038,636 setelah dibuka naik ke level 7.058,741.

IHSG bergerak rally ke setahun terkuatnya lalu digerus profit taking, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias melemah di tengah pelambatan inflasi di Australia dan komentar bervariasi para pejabat the Fed, sementara Wall Street semalam ditutup menguat terbatas.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat signifikan 0,47% atau 73 poin ke level Rp 15.393, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah merosot bertahap 4 hari di sesi global sebelumnya; tertekan ke 4 bulan terendahnya setelah seorang pejabat the Fed menyebutkan kemungkinan mulai menurunkan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.466, serta terpantau melaju di hari ketiganya lompat ke level 2,5 bulan tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 17,668 poin (0,25%) ke level 7.058,741. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,752 poin (0,30%) ke level 928,146. Siang ini IHSG melemah 2,436 poin (0,03%) ke level 7.038,636. Sementara LQ45 terlihat turun 0,08% atau 0,706 poin ke level 924,688.

Tercatat saat ini sebanyak 248 saham naik, 262 saham turun dan 229 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini mixed melemah, di antaranya Nikkei yang menurun 0,07%, dan Indeks Hang Seng yang merosot 1,79%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Elang Mahkota (EMTK) -3,15%, BFI Finance (BFIN) -2,09%, Bank Aladin (BANK) -1,84%, dan Barito Renewables (BREN) -1,60%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam rally ke level tertinggi setahunnya lalu digerus profit taking, sementara bursa kawasan Asia siang ini mixed setelah Wall Street semalam ditutup menguat terbatas.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan kembali di zona hijau walau diincar ambil untung investor, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.067 dan 7.090. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.896, dan bila tembus ke level 6.829.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group