Harga Gula Kamis Berakhir Merosot Tertekan Peningkatan Produksi Brazil

560
gula, sugar

(Vibiznews – Commodity) Harga gula di bursa komoditi berjangka New York pada hari Kamis berakhir turun ke posisi terendah dalam 1-3/4 bulan terpicu peningkatan produksi gula Brazil.

Harga gula kontrak bulan Maret 2024 ditutup turun 3,05% pada 26,04.

Peningkatan produksi gula di Brazil meredakan kekhawatiran pasokan dan memicu penjualan gula. Pada hari Rabu, Conab menaikkan perkiraan produksi gula Brazil tahun 2023/24 sebesar +15% menjadi 46,9 MMT dari perkiraan bulan Agustus sebesar 40,9 MMT.

Melemahnya mata uang real Brazil juga menurunkan harga gula. Pada hari Kamis, nilai Real Brazil jatuh ke level terendah dalam 2-1/2 minggu terhadap dolar, mendorong penjualan ekspor oleh produsen gula Brasil.

Brasil telah meningkatkan produksi gulanya tahun ini karena Unica pada hari Senin melaporkan bahwa produksi gula Brasil Tengah-Selatan pada paruh pertama bulan November naik +30,9% y/y menjadi 2,19 MMT dan produksi gula pada tahun panen 2023/24 hingga pertengahan -November naik +23.1% y/y menjadi 39.412 MMT. Selain itu, 49,41% tebu yang dihancurkan digunakan untuk produksi gula tahun ini, meningkat dari 45,97% tahun lalu.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga gula akan dapat bergerak turun jika peningkatan produksi gula terus berlanjut. Harga gula diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 25,68-25,31. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 26,63-27,21.