Harga Kopi Arabika Kamis Ditutup Naik Mencetak Rekor Tertinggi 5,5 Bulan

405
kopi Arabika, kopi Robusta

(Vibiznews – Commodity) Harga kopi arabika di bursa komoditi berjangka New York pada Kamis ditutup menguat tajam mencatatkan rekor tertinggi dalam 5,5 bulan.

Harga kopi arabika kontrak bulan Desember 2023 ditutup melonjak 7,08% pada 195,00.

Harga kopi melonjak menjelang aturan baru yang dimulai pada hari Jumat ketika Intercontinental Exchange (ICE) akan melarang penyerahan kembali persediaan kopi lama, sebuah celah yang digunakan oleh beberapa penjual untuk menghindari hukuman usia. Perubahan aturan baru yang dilakukan ICE diperkirakan akan menambah tekanan terhadap persediaan kopi yang dipantau ICE, sehingga memberikan dukungan terhadap harga kopi.

Menyusutnya persediaan kopi ICE merupakan bullish bagi harga kopi karena persediaan kopi arabika yang dipantau ICE turun ke level terendah dalam 24 tahun di 224,066 kantong pada hari Kamis. Sementara itu, pada hari Kamis, persediaan kopi Robusta yang dipantau ICE berjumlah 3.944 lot, sedikit di atas rekor terendah sebesar 3.374 lot yang tercatat pada 31 Agustus.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga kopi arabika akan dapat bergerak turun dengan upaya profit taking setelah harga kopi arabika melonjak tinggi. Namun juga perlu dicermati cuaca hujan di Brazil yang jika terus terjadi akan menekan harga kopi arabika. Harga kopi arabika diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 186,33-177,67. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 199,68-204,37.