Rekomendasi Forex GBP/USD 1 November 2023: Turun ke Bawah 1.2650 karena USD Menguat

438
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Forex) GBP/USD turun lebih dari 100 pips, dari ketinggian harian ke bawah 1.2650 di sekitar 1.2620, setelah keluarnya data ekonomi AS Personal Consumption Expenditures (PCE) dan Initial Jobless Claims yang menguatkan dolar AS.

Indeks dolar AS naik 0.64% kembali ke atas 103.00 di sekitar 103.333 setelah keluarnya data inflasi AS yang diukur dari angka Personal Consumption Expenditures (PCE), yang memberikan kemungkinan bagi Federal Reserve AS (the Fed) untuk menaikkan tingkat bunganya satu kali lagi karena masih tingginya angka inflasi AS.

Departemen Perdagangan AS mengatakan bahwa Core Personal Consumption Expenditures price index AS pada bulan Oktober naik 0.2%, turun dibandingkan dengan kenaikan pada bulan September sebesar 0.3%. Data ini tidak mengejutkan pasar karena keluar sesuai dengan yang diperkirakan. Untuk angka tahunan selama 12 bulan sampai bulan Oktober, inflasi inti AS muncul dengan kenaikan sebesar 3.5%, tetap berada jauh di atas dari target Federal Reserve sebesar 2%, namun sudah di bawah dari angka bulan September, kenaikan sebesar 3.7%.

Sementara itu, data dari Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan bahwa klaim pengangguran mingguan AS untuk minggu yang berakhir pada tanggal 25 November muncul dengan kenaikan sebesar 7.000 menjadi sebesar 218.000 dibandingkan dengan kenaikan pada minggu sebelumnya yang direvisi naik ke 211.000.

Naiknya dolar AS juga didorong oleh berbalik naiknya yields treasury AS. Yield obligasi treasury AS benchmark 10 tahun naik ke 4.29%.

Support & Resistance

“Support” terdekat menunggu di 1.2605 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2570  dan kemudian 1.2500. “Resistance” terdekat menunggu di 1.2690 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2730 dan kemudian 1.2780.

Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting.

Editor: Asido.