Dolar AS Akhir Pekan dan Mingguan Menurun, Tertekan Pidato Dovish Ketua Fed dan Pelemahan Manufaktur

539

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS pada akhir pekan hari Jumat berakhir turun tertekan pelemahan data manufaktur AS dan pidato dovish ketua Fed.

Indeks dolar AS ditutup turun 0,26% pada 103,19.
Secara mingguan, indeks dolar AS turun 0,21%.

Indeks manufaktur ISM AS pada bulan November mengalami kontraksi lebih besar dari perkiraan, yang merupakan faktor dovish bagi kebijakan Fed. Penurunan dolar semakin cepat setelah Ketua Fed Powell dan Presiden Fed Chicago Goolsbee mengisyaratkan dukungan mereka terhadap The Fed untuk mempertahankan suku bunga stabil pada pertemuan FOMC 12-13 Desember mendatang.

Berita ekonomi AS pada hari Jumat memberikan dampak yang beragam terhadap dolar. Di sisi bearish, indeks manufaktur ISM bulan November tidak berubah di 46,7, lebih lemah dari ekspektasi kenaikan ke 47,8 dan kontraksi aktivitas manufaktur selama 13 bulan berturut-turut. Sebaliknya, belanja konstruksi bulan Oktober naik +0,6% bulan/bulan, lebih kuat dari ekspektasi +0,3% bulan/bulan.

Komentar Fed yang dovish pada hari Jumat membebani dolar. Ketua Fed Powell memberi isyarat bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga stabil pada pertemuan FOMC pada 12-13 Desember ketika ia berkata, bahwa masih terlalu dini untuk menyimpulkan dengan keyakinan bahwa kita telah mencapai sikap yang cukup membatasi atau berspekulasi mengenai kapan kebijakan akan dilonggarkan.
Selain itu, Presiden Fed Chicago Goolsbee mengatakan tidak ada bukti bahwa inflasi terhenti di angka 3%, dan menurutnya inflasi masih berada di jalur yang tepat untuk mencapai angka 2%.

Pasar memperkirakan peluang 1% untuk kenaikan suku bunga +25 bp pada pertemuan FOMC berikutnya pada 12-13 Desember FOMC dan peluang 0% untuk kenaikan suku bunga +25 bp pada pertemuan FOMC berikutnya pada 30-31 Januari 2024.
Pasar kemudian memperhitungkan peluang sebesar 78% untuk penurunan suku bunga sebesar -25 bp pada pertemuan FOMC tanggal 19-20 Maret 2024 dan sepenuhnya memperhitungkan untuk penurunan suku bunga sebesar -25 bp pada pertemuan FOMC tanggal 30 April. -1 Mei 2024.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS akan dapat bergerak turun dengan sentimen The Fed telah selesai menaikkan suku bunganya. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 102,96-102,73. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 103,57-103,95.