Rekomendasi Forex EUR/USD Mingguan 4 – 8 Desember 2023: Berhasil Bangkit ke 1.0880

1175

(Vibiznews – Forex) EUR/USD berhasil bangkit dari kerendahan mingguan di 1.0827 dan naik ke 1.0880, dengan dolar AS kehilangan tenaganya setelah keluarnya laporan Purchasing Manager Index (PMI) dari ISM dan komentar dari ketua Federal Reserve AS Jerome Powell.

Institute for Supply Management (ISM) mempublikasikan bahwa Purchasing Manager Index (PMI) AS bulan Nopember menunjukkan aktifitas bisnis tetap berada dalam kontraksi untuk bulan ke tiga belas berturut-turut. Upah yang dibayar oleh para manufaktur meningkat sementara indeks employment melemah, sejalan dengan data klaim pengangguran yang keluar belum lama ini.

Pada hari Jumat, ISM mengatakan bahwa PMI manufaktur AS tetap tidak berubah dari angka bulan lalu di 46.7%. Angka ini dibawah daripada angka yang diperkirakan pasar. Menurut konsensus para ekonomi di pasar, PMI manufaktur AS bulan Nopember meningkat sebanyak 47.9%. Munculnya data PMI Manufaktur ini membuat terjadinya aksi jual terhadap dolar AS yang mengakibatkan indeks dolar AS pada hari Jumat minggu lalu turun sebesar 0.29% ke 103.125.

EUR/USD mengalami momentum pembelian yang baru dengan pasar terus memperhitungkan di dalam harga potensi pemangkasan tingkat suku bunga Federal Reserve AS (the Fed) secepatnya pada bulan Maret.

Selama sesi tanya dan jawab, ketua the Fed Powell mengatakan bahwa the Fed telah mendapatkan apa yang mereka inginkan. Pernyataan Powell ini memberikan lampu hijau bagi para trader EUR/USD untuk masuk ke dalam posisi beli.

Powell mengambil sikap yang netral dengan berkata bahwa dia masih tidak yakin kebijakan moneter yang sekarang ini sudah cukup restriktif untuk membawa inflasi turun ke 2%.

Namun, pasar tidak menaruh perhatian kepada usaha Powell untuk bersikap netral dengan CME FedWatch Tool menunjukkan bahwa pasar sekarang sedang memperhitungkan dalam harga lebih dari 50% kemungkinan pemangkasan tingkat suku bunga oleh the Fed pada kuartal pertama tahun 2024.

Dari zona euro, Harmonised Index of Consumer Prices (HICP) Eropa pada bulan Nopember turun lebih daripada yang diperkirakan, ke 2.4% YoY dari sebelumnya 2.9% pada bulan Oktober. Sementara angka HICP Inti naik 3.6% per tahun selama periode yang sama, turun dari angka bulan Oktober di 4.2% dan meleset dari yang diperkirakan pasar kenaikan sebesar 3.9%.

Pada hari Kamis, Departemen Perdagangan AS mengatakan bahwa Core Personal Consumption Expenditures price index AS pada bulan Oktober naik 0.2%, turun dibandingkan dengan kenaikan pada bulan September sebesar 0.3%. Data ini tidak mengejutkan pasar karena keluar sesuai dengan yang diperkirakan. Untuk angka tahunan selama 12 bulan sampai bulan Oktober, inflasi inti AS muncul dengan kenaikan sebesar 3.5%, tetap berada jauh di atas dari target Federal Reserve sebesar 2%, namun sudah di bawah dari angka bulan September, kenaikan sebesar 3.7%.

Sementara itu, data dari Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan bahwa klaim pengangguran mingguan AS untuk minggu yang berakhir pada tanggal 25 November muncul dengan kenaikan sebesar 7.000 menjadi sebesar 218.000 dibandingkan dengan kenaikan pada minggu sebelumnya yang direvisi naik ke 211.000.

Pada minggu ini, hari Senin AS akan mempublikasikan data Factory Orders.

Pada hari Selasa, akan keluar data Purchasing Manager Index (PMI) Jasa Cina yang akan diikuti oleh data final PMI Jasa Zona Euro dan AS untuk bulan Nopember. Data PMI jasa dari ISM dan JOLTS Job Openings dari AS akan menjadi petunjuk baru mengenai ketangguhan ekonomi AS dan outlook tingkat bunga dari the Fed.

Pada hari Rabu, akan keluar data ADP Employment Change AS. Data Employment dari ADP akan menjadi pendahulu yang memberikan petunjuk terhadap angka yang paling penting dari data Nonfarm Payrolls AS yang akan keluar pada hari Jumat. Dari zona Euro akan dipublikasikan data PMI konstruksi Eropa dan Penjualan Ritel  Uni Eropa.

Pada hari Kamis, AS akan mempublikasikan data Jobless Claims mingguan dengan Cina akan lebih dahulu mempublikasikan data perdagangannya sebelumnya. Sementara dari zona Euro akan dipublikasikan angka GDP Uni Eropa kuartal ketiga.

Event utama pada hari Jumat adalah laporan pasar tenaga kerja AS, Nonfarm Payrolls (NFP). Angka NFP umum dan data inflasi upah akan menjadi kunci menghitung ulang ekspektasi pemangkasan tingkat bunga oleh the Fed pada tahun 2024.

Support & Resistance

“Support” terdekat menunggu di 1.0820 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0785 dan kemudian 1.0680. “Resistance” terdekat menunggu di 1.0945  yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1065 dan kemudian 1.1150.

Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting

Editor: Asido.