Rekomendasi Forex GBP/USD Mingguan 4 – 8 Desember 2023: Melanjutkan Kenaikan karena USD Melemah

680

(Vibiznews – Forex) Poundsterling memperpanjang reboundnya dari dekat 1.2600 naik ke atas 1.2700 di 1.2709, level tertinggi dalam tiga bulan, karena kembali melemahnya dolar AS. Dolar AS kembali melemah dengan indeks dolar AS turun 0.29% ke 103.125 setelah keluarnya data Purchasing Manager Index AS bulan Nopember dan karena komentar dari ketua Federal Reserve AS (the Fed).

Para trader menantikan keluarnya data Nonfarm Payrolls (NFP) AS pada minggu ini yang membuat sentimen terhadap GBP/USD menjadi positip.

Institute for Supply Management (ISM) mempublikasikan bahwa Purchasing Manager Index (PMI) AS bulan Nopember menunjukkan aktifitas bisnis tetap berada dalam kontraksi untuk bulan ke tiga belas berturut-turut. Upah yang dibayar oleh para manufaktur meningkat sementara indeks employment melemah, sejalan dengan data klaim pengangguran yang keluar belum lama ini.

Pada hari Jumat, ISM mengatakan bahwa PMI manufaktur AS tetap tidak berubah dari angka bulan lalu di 46.7%. Angka ini dibawah daripada angka yang diperkirakan pasar. Menurut konsensus para ekonomi di pasar, PMI manufaktur AS bulan Nopember meningkat sebanyak 47.9%. Munculnya data PMI Manufaktur ini membuat terjadinya aksi jual terhadap dolar AS yang mengakibatkan indeks dolar AS pada hari Jumat minggu lalu turun sebesar 0.29% ke 103.125.

GBP/USD mengalami momentum pembelian yang baru dengan pasar terus memperhitungkan di dalam harga potensi pemangkasan tingkat suku bunga Federal Reserve AS (the Fed) secepatnya pada bulan Maret.

Selama sesi tanya dan jawab, ketua the Fed Powell mengatakan bahwa the Fed telah mendapatkan apa yang mereka inginkan. Pernyataan Powell ini memberikan lampu hijau bagi para trader GBP/USD untuk masuk ke dalam posisi beli.

Powell mengambil sikap yang netral dengan berkata bahwa dia masih tidak yakin kebijakan moneter yang sekarang ini sudah cukup restriktif untuk membawa inflasi turun ke 2%.

Namun, pasar tidak menaruh perhatian kepada usaha Powell untuk bersikap netral dengan CME FedWatch Tool menunjukkan bahwa pasar sekarang sedang memperhitungkan dalam harga lebih dari 50% kemungkinan pemangkasan tingkat suku bunga oleh the Fed pada kuartal pertama tahun 2024.

Komentar yang hawkish dari para pejabat Bank of England (BoE) juga mendukung Poundsterling. Anggota Monetary Policy Committee (MPC) Inggris, Megan Greene, mengatakan bahwa kebijakan moneter akan perlu restriktif untuk periode yang diperpanjang agar target inflasi bank sentral Inggris sebesar 2% dapat tercapai. Greene juga menyatakan keprihatinannya terhadap inflasi yang persisten. Selain itu, anggota MPC BoE lainnya, Jonathan Haskel mengatakan bahwa tingkat pengangguran yang rendah kemungkinan membuat tingkat bunga menjadi tinggi.

Inggris mempublikasikan data Nationwide Housing Prices yang naik 0.2% MoM pada bulan Nopember, mengatasi dari yang diperkirakan. Pada saat yang bersamaan, S&P Global mempublikasikan perkiraan final dari Purchasing Manager Index (PMI) bulan Nopember yang direvisi naik ke 47.2 dari perkiraan sebelumnya di 46.7.

Pada minggu ini, hari Senin AS akan mempublikasikan data Factory Orders.

Pada hari Selasa, akan keluar data Purchasing Manager Index (PMI) Jasa Cina yang akan diikuti oleh data final PMI Jasa Inggris dan AS untuk bulan Nopember. Data PMI jasa dari ISM dan JOLTS Job Openings dari AS akan menjadi petunjuk baru mengenai ketangguhan ekonomi AS dan outlook tingkat bunga dari the Fed.

Pada hari Rabu, akan keluar Financial Stability Report (FSR) dari BoE dan data ADP Employment Change AS. Data Employment dari ADP akan menjadi pendahulu yang memberikan petunjuk terhadap angka yang paling penting dari data Nonfarm Payrolls AS yang akan keluar pada hari Jumat.

Pada hari Kamis, AS akan mempublikasikan data Jobless Claims mingguan dengan Cina akan lebih dahulu mempublikasikan data perdagangannya sebelumnya.

Inggris akan mempublikasikan data inflasi konsumen pada hari Jumat, namun event utama pada hari Jumat adalah laporan pasar tenaga kerja AS, Nonfarm Payrolls (NFP). Angka NFP umum dan data inflasi upah akan menjadi kunci menghitung ulang ekspektasi pemangkasan tingkat bunga oleh the Fed pada tahun 2024.

Support & Resistance

“Support” terdekat menunggu di 1.2605 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2570  dan kemudian 1.2525. “Resistance” terdekat menunggu di 1.2730 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2780 dan kemudian 1.2800.

Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting.

Editor: Asido.