Bursa Hong Kong Rabu Berakhir Rebound Dari Terendah 13 Bulan; Saham Teknologi Paling Untung

422
hang seng

(Vibiznews – Index) Bursa saham Hong Kong berakhir naik pada hari Rabu, rebound dari level terendah dalam 13 bulan sehari sebelumnya setelah data pekerjaan AS yang lemah meningkatkan spekulasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada paruh pertama tahun 2024.

Bursa Hong Kong juga terangkat pernyataan dari S&P Global Ratings bahwa tidak ada perubahan dalam peringkat China setelah Moody’s menurunkan prospek peringkat kredit negara tersebut menjadi negatif sehari sebelumnya.

Indeks Hang Seng naik 135,40 poin atau 0,83% menjadi berakhir pada 16.463,26.

Pasar menyambut baik jajak pendapat Reuters yang menunjukkan bahwa angka perdagangan dan ekspor China kemungkinan turun sebesar 0,8% pada bulan November, penurunan ketujuh bulan berturut-turut namun merupakan penurunan paling lemah secara berturut-turut.

Proyeksi ini muncul setelah data survei swasta pada hari Selasa menunjukkan sektor jasa China tumbuh paling tinggi dalam tiga bulan pada bulan lalu.

Saham-saham teknologi memimpin kenaikan, diikuti oleh sektor industri dan telekomunikasi, dengan saham-saham yang memperoleh keuntungan tertinggi (top gainer) dari Lenovo (10,03%), Netease (4,56%), Sand China (3,96%), dan Li Ning (3,76%).

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, bursa Hong Kong akan mencermati data neraca perdagangan, ekspor dan impor China bulan November, yang jika terealisir turun, akan menekan bursa Hong Kong. Juga akan mencermati hasil penutupan bursa Wall Street, yang jika ditutup naik, akan memberikan sentimen positif bagi bursa Hong Kong. Namun sebaliknya, jika ditutup turun, akan dapat menekan bursa Hong Kong.