Dolar AS Rabu Bergerak Datar Menjelang Rilis Data ADP Employment Change

404
dolar AS

(Vibiznews – Forex) Dolar AS bergerak datar pada hari Rabu di perdagangan sesi Asia, mendekati level tertingginya dalam dua minggu terhadap sejumlah mata uang mencermati data tenaga kerja yang melemah, sementara para investor memperkirakan Federal Reserve akan menurunkan suku bunganya tahun depan.

Indeks dolar AS, yang mengukur mata uang AS terhadap enam mata uang rivalnya, bergerak datar pada 103,93, setelah naik 0,3% semalam. Indeks ini naik 0,5% bulan ini, setelah merosot 3% di bulan November, penurunan bulanan paling tajam dalam setahun.

Data pada hari Selasa menunjukkan lowongan pekerjaan di AS turun ke level terendah dalam 2,5 tahun pada bulan Oktober, yang merupakan tanda bahwa suku bunga yang lebih tinggi mengurangi permintaan akan pekerja. Data juga menunjukkan terdapat 1,34 lowongan untuk setiap pengangguran di bulan Oktober, terendah sejak Agustus 2021.

Fokusnya sekarang akan beralih ke rilis laporan Non Farm Payrolls AS bulan November pada hari Jumat untuk memberikan petunjuk mengenai kekuatan perekonomian menjelang pertemuan kebijakan The Fed minggu depan.

Para pejabat The Fed kini berada dalam masa jeda menjelang pertemuan bank sentral AS pada 12-13 Desember, dengan fokus utama adalah proyeksi terbaru mengenai perkiraan suku bunga mereka pada tahun 2024.

Para pedagang telah memperhitungkan 99,7% kemungkinan bahwa The Fed akan tetap mempertahankan suku bunga pada minggu depan, namun ada kemungkinan 56% bahwa bank sentral akan menurunkan suku bunganya pada bulan Maret, menurut alat FedWatch dari CME.

Sementara itu, Euro berada di $1,0796, setelah turun ke level terendah tiga minggu di $1,07785 pada hari Selasa.

Investor percaya Bank Sentral Eropa dapat melakukan penurunan suku bunga pertamanya pada bulan Maret. Inflasi di zona euro telah turun lebih cepat dari perkiraan, sebagaimana dibuktikan oleh data harga konsumen pada Kamis lalu.

Poundsterling bergerak di $1,26098, naik 0,12% pagi ini.

Yen Jepang turun 0,11% menjadi 147,31 per dolar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, dolar AS akan bergerak datar, dengan kehati-hatian menjelang rilis data ADP Employment Change AS November malam nanti. Jika data ADP terealisir naik, akan menguatkan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 103,64-103,32. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 104,19-104,42.