IHSG Rabu Siang Menguat ke Level 7.127; Bursa Asia Mixed Bias Menguat

229
IHSG Zona Hijau Hari Ini
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu siang ini (6/12) terpantau menguat 26,598 poin (0,37%) ke level 7.127,453 setelah dibuka turun ke level 7.091,989.

IHSG bergerak dari zona merah melaju ke sekitar 13 bulan lebih terkuatnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias menguat dari tekanan jual kemarin, serta mencermati Wall Street yang berakhir mixed bias melemah.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,10% atau 16 poin ke level Rp 15.510, dengan dollar AS di pasar uang Asia tertahan setelah menanjak 2 hari di sesi global sebelumnya; bergerak sempit sekitar 2 minggu tertingginya di antara data penambahan tenaga kerja AS yang melambat serta prospek pemangkasan bunga the Fed tahun depan.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.494, serta terpantau terkoreksi di hari keduanya.

Mengawali perdagangannya, IHSG 8,866 poin (0,12%) ke level 7.091,989. Sedangkan indeks LQ45 turun 0,884 poin (0,09%) ke level 939,870. Siang ini IHSG menguat 26,598 poin (0,37%) ke level 7.127,453. Sementara LQ45 terlihat naik 0,23% atau 2,154 poin ke level 942,908.

Tercatat saat ini sebanyak 229 saham naik, 295 saham turun dan 226 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini mixed menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 1,89%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,73%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Barito Pacific (BRPT) 23,33%, Petrosea (PTRO) 20,00%, dan Pertamina Geothermal (PGEO) 10,73%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bangkit melanjutkan uptrend ke sekitar area tertinggi 13 bulan lebih tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini menguat dari tekanan jual kemarin.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan tetap di zona hijau walau agak ditahan profit taking, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.148 dan 7.157. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.002, dan bila tembus ke level 6.896.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group