IHSG Kamis Ditutup Rebound ke Level 7.134; Melejit ke Level Rekor 15 Bulan Tertingginya

352
IHSG Menguat Pagi Ini di Masa Tenang Pilpres
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Kamis sore ini (7/12) terpantau balik melejit menguat 47,227 poin (0,67%) ke level 7.134,623 setelah dibuka turun ke level 7.069,074.

IHSG bergerak dari koreksi lalu rebound mencapai 15 bulan tertingginya, sejak September 2022, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah sembari menyimak data perdagangan China, serta mengikuti Wall Street yang berakhir serempak dalam koreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,09% atau 14 poin ke level Rp 15.526, dengan dollar AS di pasar uang Asia terkoreksi setelah rally 3 hari; bergerak turun dari sekitar 2 minggu tertingginya yang ditopang pelemahan euro oleh prospek pemangkasan bunga ECB yang lebih cepat tahun depan.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.512, serta terpantau terkoreksi di hari ketiganya pada sekitar level 1,5 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 18,321 poin (0,26%) ke level 7.069,074. Sedangkan indeks LQ45 turun 2,441 poin (0,26%) ke level 934,357. Siang ini IHSG melemah 17,425 poin (0,25%) ke level 7.069,970. Sementara LQ45 terlihat turun 0,30% atau 2,805 poin ke level 933,993.

IHSG kemudian melejit di akhir sesi dan ditutup menguat 47,227 poin (0,67%) ke level 7.134,623. Tercatat saat ini sebanyak 177 saham naik, 377 saham turun dan 206 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 1,76%, dan Indeks Hang Seng yang turun 0,71%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Chandra Asri (TPIA) 25%, Barito Pacific (BRPT) 22,14%, Petrosea (PTRO) 14,29%, dan Barito Renewables (BREN) 7,64%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam koreksi dari overbought searah regional, sementara bursa kawasan Asia sore ini melemah mengikuti Wall Street sebelumnya.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan melanjutkan uptrend-nya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.148 dan 7.157. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.002, dan bila tembus ke level 6.896.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group