Rekomendasi Minyak 7 December 2023: Berbalik Turun Lagi ke Bawah $70.00

325
harga minyak WTI

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex, pada jam perdagangan sesi AS hari Rabu berbalik turun lagi, bahkan diperdagangkan di bawah $70.00 di sekitar $69.49 per barel.

Keprihatinan mengenai efektifitas pemangkasan supply dari OPEC+ disertai kekuatiran mengenai memburuknya outlook permintaan minyak mentah dari Cina memberikan tekanan jual terhadap minyak mentah.

Penurunan harga minyak mentah semakin bertambah dalam dengan pasar memperhitungkan dalam harga jumlah barel minyak mentah yang dirilis oleh AS ke pasar. Penemuan baru-baru ini menunjukkan bahwa AS merilis hampir mendekati 6 juta barel per hari untuk ekspor minyak mentahnya menurut data pengiriman minyak mentah dengan kapal belakangan ini. Surplus ekspor dari AS ini mengatasi sedikit pemangkasan supply yang dikomitmenkan oleh OPEC+ baru – baru ini, sehingga masih membuat ketidakseimbangan dengan lebih banyak supply minyak mentah dibandingkan dengan demand.

Pada awal hari Rabu, Moody menurunkan tingkat kredit “sovereign” Cina dari stabil ke negatip. Agen tingkat kredit ini menyebutkan naiknya resiko dari pertumbuhan dan krisis sektor properti di Cina.

Perkembangan ini memberikan peringatan kepada para peminjam uang bahwa resiko tidak bisa dibayar telah meningkat tahun – tahun belakangan ini. Outlook ekonomi di Cina yang pesimistik ini membebani harga minyak mentah dengan Cina adalah konsumen minyak mentah terbesar di dunia.

Minggu lalu, Organisation of Petroleum Exporting Countries dan sekutunya, termasuk Rusia (OPEC+) telah sepakat mengenai pemangkasan supply minyak mentah secara sukarela sebanyak 2.2 juta barel per hari untuk kuartal pertama tahun 2024. Restriksi ini termasuk 1.3 juta barel perpanjangan pemangkasan sukarela dari Arab Saudi dan Rusia sebelumnya.

Namun, perkembangan ini gagal mendorong naik harga minyak mentah denga para investor meragukan bagaimana pemangkasan produksi minyak mentah ini bisa diukur diantara para anggota.

Sementara itu, dari data minyak mentah, menurut American Petroleum Institute (API), inventori minyak mentah AS bertambah sebanyak 594 barel untuk minggu yang berakhir pada tanggal 1 Desember dari angka sebelumnya penurunan sebanyak 817.000. Konsensus pasar memperkirakan penurunan sebanyak 2.267.000 barel.

Support & Resistance

“Support” terdekat menunggu di $69.02 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $68.21 dan kemudian $67.50. “Resistance” yang terdekat menunggu di $70.64 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $71.45 dan kemudian $72.50.

Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting

Editor: Asido.