Bursa Jepang Jumat Ditutup Turun, Saham Toyota Merosot Tajam; Secara Mingguan Melemah Lebih 3 Persen

462
indeks nikkei

(Vibiznews – Index) Bursa Jepang pada akhir pekan hari Jumat ditutup turun, mencapai level terendah dalam hampir sebulan karena Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengisyaratkan untuk keluar lebih awal dari kebijakan suku bunga negatif.

Indeks Nikkei 225 turun 1,68% menjadi ditutup pada 32.308, sedangkan Indeks Topix turun 1,5% menjadi 2.324.

Untuk minggu ini indeks Nikkei merosot 3,34%.

Dalam pidatonya di hadapan parlemen pada hari Kamis, Ueda membahas pilihan untuk keluar dari pengaturan moneter ultra-longgar dan mengatakan kecepatan kenaikan suku bunga akan bergantung pada kondisi ekonomi dan keuangan di masa depan.

Investor juga bereaksi terhadap data yang menunjukkan perekonomian Jepang menyusut 0,7% QoQ pada kuartal ketiga, dibandingkan dengan perkiraan awal yang mengalami kontraksi 0,5% dan setelah pertumbuhan yang direvisi turun sebesar 0,9% pada kuartal kedua.

Penurunan signifikan terlihat dari indeks kapital besar seperti Toyota Motor (-4.1%), Fast Retailing (-2.9%), Sony Group (-1.1%), Japan Tobacco (-2.2%) dan Keyence (-1.7%).

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya di awal pekan, bursa Jepang akan mencermati hasil penutupan bursa Wall Street yang akan dipengaruhi hasil data Non Farm Payrolls AS yang jika terealisir naik dan memunculkan sentimen The Fed akan menaikkan suku bunga atau tidak jadi menurunkan suku bunga, maka akan menekan bursa Wall Street, dan memberikan sentimen negatif bagi bursa Jepang.