Harga Kakao Kamis Berakhir Menguat Setelah Dolar AS Melemah

237
kakao

(Vibiznews – Commodity) Harga kakao di bursa komoditi berjangkaNew York ditutup naik pada hari Kamis terpicu pelemahan dolar AS yang mendukung harga kakao.

Harga kakao kontrak bulan Maret 2024 berakhir naik 1,79% pada 4.200.

Harga kakao juga mendapat dampak positif sejak hari Rabu ketika Rabobank memproyeksikan defisit kakao global pada tahun 2023/24 sebesar -160.000 MT karena penurunan produksi di Pantai Gading dan Ghana.

Kenaikan juga terdukung persediaan kakao yang disimpan di pelabuhan AS yang dipantau oleh ICE terus menurun sejak bulan Juni dan mencatat level terendah dalam 2,5 tahun pada hari Kamis.

Pada hari Rabu, kakao NY turun ke level terendah dalam 1 minggu, karena adanya akumulasi negatif dari Jumat lalu ketika Organisasi Kakao Internasional (ICCO) memangkas perkiraan defisit kakao global tahun 2022/23 menjadi -99,000 MT dari perkiraan sebelumnya sebesar -116.000, karena permintaan global yang lebih lemah.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga kakao akan mencermati pergerakan dolar AS yang dapat dipengaruhi rilis data Non Farm Payrolls AS November yang jika terealisir naik akan menguatkan dolar AS dan dapat menekan harga kakao. Namun juga akan mencermati proyeksi dan perkembangan produksi, yang jika terus menurun, akan menguatkan harga kakao. Harga kakao diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 4.172-4.144. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 4.226-4.252.