{"id":236273,"date":"2015-10-07T14:00:36","date_gmt":"2015-10-07T07:00:36","guid":{"rendered":"http:\/\/vibiznews.com\/?p=236273"},"modified":"2015-10-07T14:00:36","modified_gmt":"2015-10-07T07:00:36","slug":"karena-laju-inflasi-jepang-masih-terlalu-rendah-boj-rate-tidak-berubah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/07\/karena-laju-inflasi-jepang-masih-terlalu-rendah-boj-rate-tidak-berubah\/","title":{"rendered":"Karena Laju Inflasi Jepang Masih Terlalu Rendah, BOJ Rate Tidak Berubah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Bank of Japan (BOJ)<\/em>\u00a0sampai saat ini masih mempertahankan kebijakan moneter longgarnya\u00a0pada\u00a0rekor suku bunga acuan rendah yang tidak berubah dari bulan sebelumnya, yaitu masih di kisaran nol persen. Keputusan BOJ hari ini (7\/10) cukup menimbulkan perdebatan\u00a0ditengah spekulasi yang berkembang di Jepang saat ini bahwa tanda-tanda negara ini akan kembali jatuh ke jurang resesi semakin terlihat. Paska keputusan BOJ ini, fokus para pelaku pasar beralih ke konferensi pers yang akan dilakukan Gubernur BOJ, Haruhiko Kuroda siang ini untuk melihat\u00a0petunjuk penyesuaian kebijakan moneter yang akan diumumkan pada 30 Oktober mendatang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Belakangan ini rilis kinerja di berbagai sektor bisnis Jepang memang terpantau melambat. Yang tidak luput dari sorotan BOJ adalah tingkat\u00a0produksi industri Jepang periode Agustus 2015 yang tercatat masih lanjutkan\u00a0fase kontraksi meski pada laju yang lebih lambat dibanding dengan yang tercatat di bulan sebelumnya. Paska rilis ini dipublikasikan, kekhawatiran bahwa Jepang dapat\u00a0jatuh kembali ke jurang\u00a0resesi pada kuartal ketiga tahun ini meningkat. Sementara itu, beberapa ekonom Jepang memprediksi BOJ tidak akan menambah stimulus agresifnya di akhir bulan ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti diketahui,\u00a0secara keseluruhan laju inflasi harga konsumen nasional di Jepang pada Agustus lalu masih terpantau stabil dengan bulan sebelumnya yaitu sebesar 0,2 persen (yoy). laju inflasi tersebut jelas masih jauh dibawah target inflasi BOJ yang dipatok sebesar 2 persen. Masih rendahnya laju inflasi inilah yang membuat BOJ masih enggan untuk mengubah level suku bunga acuannya, agar\u00a0laju konsumsi dan investasi domestik di negara ini dapat terdorong. (Lihat juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/vibiznews.com\/2015\/09\/25\/inflasi-jepang-masih-di-kisaran-nol-persen-masih-jauh-dari-target-inflasi-boj\/\">Inflasi Jepang Masih Di Kisaran Nol Persen, Masih Jauh Dari Target Inflasi BOJ<\/a>)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti diketahui, laju inflasi Jepang turun kembali ke nol sejak\u00a0Juli lalu.\u00a0Hal ini semakin meningkatkan spekulasi bahwa bank sentral Jepang (BoJ) akan mengeluarkan stimulus baru untuk menangkal perlambatan ekonomi di negaranya.\u00a0Kenaikan inflasi Jepang pada Mei lalu adalah kenaikan pertama sejak Jepang menaikkan pajak penjualan pada April tahun 2014 lalu untuk membantu membayar utang nasional yang besar.\u00a0Kenaikan pajak penjualan Jepang pada tahun lalu adalah yang pertama kali dilakukan dalam 17 tahun terakhir\u00a0telah berdampak pada tertahannya laju\u00a0belanja konsumen di negara tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>Stephanie Rebecca\/VM\/BNV\/ Analyst at Vibiz Research Center<\/em><br \/><em>Edior: Asido Situmorang<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bank of Japan (BOJ)\u00a0sampai saat ini masih mempertahankan kebijakan moneter longgarnya\u00a0pada\u00a0rekor suku bunga acuan rendah yang tidak berubah dari bulan sebelumnya, yaitu masih di kisaran nol persen. Keputusan BOJ hari ini (7\/10) cukup menimbulkan perdebatan\u00a0ditengah spekulasi yang berkembang di Jepang saat ini bahwa tanda-tanda negara ini akan kembali jatuh ke jurang resesi semakin terlihat. Paska [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[1223,3967,1005,2121,3969],"class_list":["post-236273","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-economy-business","tag-bank-of-japan","tag-boj-rate","tag-ekonomi-jepang","tag-jepang","tag-suku-bunga-acuan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Karena Laju Inflasi Jepang Masih Terlalu Rendah, BOJ Rate Tidak Berubah - Vibiznews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/07\/karena-laju-inflasi-jepang-masih-terlalu-rendah-boj-rate-tidak-berubah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Karena Laju Inflasi Jepang Masih Terlalu Rendah, BOJ Rate Tidak Berubah - Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bank of Japan (BOJ)\u00a0sampai saat ini masih mempertahankan kebijakan moneter longgarnya\u00a0pada\u00a0rekor suku bunga acuan rendah yang tidak berubah dari bulan sebelumnya, yaitu masih di kisaran nol persen. Keputusan BOJ hari ini (7\/10) cukup menimbulkan perdebatan\u00a0ditengah spekulasi yang berkembang di Jepang saat ini bahwa tanda-tanda negara ini akan kembali jatuh ke jurang resesi semakin terlihat. Paska [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/07\/karena-laju-inflasi-jepang-masih-terlalu-rendah-boj-rate-tidak-berubah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibiznews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-10-07T07:00:36+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/07\/karena-laju-inflasi-jepang-masih-terlalu-rendah-boj-rate-tidak-berubah\/\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/07\/karena-laju-inflasi-jepang-masih-terlalu-rendah-boj-rate-tidak-berubah\/\",\"name\":\"Karena Laju Inflasi Jepang Masih Terlalu Rendah, BOJ Rate Tidak Berubah - Vibiznews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2015-10-07T07:00:36+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-07T07:00:36+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/07\/karena-laju-inflasi-jepang-masih-terlalu-rendah-boj-rate-tidak-berubah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/07\/karena-laju-inflasi-jepang-masih-terlalu-rendah-boj-rate-tidak-berubah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/07\/karena-laju-inflasi-jepang-masih-terlalu-rendah-boj-rate-tidak-berubah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Karena Laju Inflasi Jepang Masih Terlalu Rendah, BOJ Rate Tidak Berubah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/\",\"name\":\"Vibiznews.com\",\"description\":\"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Karena Laju Inflasi Jepang Masih Terlalu Rendah, BOJ Rate Tidak Berubah - Vibiznews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/07\/karena-laju-inflasi-jepang-masih-terlalu-rendah-boj-rate-tidak-berubah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Karena Laju Inflasi Jepang Masih Terlalu Rendah, BOJ Rate Tidak Berubah - Vibiznews.com","og_description":"Bank of Japan (BOJ)\u00a0sampai saat ini masih mempertahankan kebijakan moneter longgarnya\u00a0pada\u00a0rekor suku bunga acuan rendah yang tidak berubah dari bulan sebelumnya, yaitu masih di kisaran nol persen. Keputusan BOJ hari ini (7\/10) cukup menimbulkan perdebatan\u00a0ditengah spekulasi yang berkembang di Jepang saat ini bahwa tanda-tanda negara ini akan kembali jatuh ke jurang resesi semakin terlihat. Paska [&hellip;]","og_url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/07\/karena-laju-inflasi-jepang-masih-terlalu-rendah-boj-rate-tidak-berubah\/","og_site_name":"Vibiznews.com","article_published_time":"2015-10-07T07:00:36+00:00","author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/07\/karena-laju-inflasi-jepang-masih-terlalu-rendah-boj-rate-tidak-berubah\/","url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/07\/karena-laju-inflasi-jepang-masih-terlalu-rendah-boj-rate-tidak-berubah\/","name":"Karena Laju Inflasi Jepang Masih Terlalu Rendah, BOJ Rate Tidak Berubah - Vibiznews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website"},"datePublished":"2015-10-07T07:00:36+00:00","dateModified":"2015-10-07T07:00:36+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/07\/karena-laju-inflasi-jepang-masih-terlalu-rendah-boj-rate-tidak-berubah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/07\/karena-laju-inflasi-jepang-masih-terlalu-rendah-boj-rate-tidak-berubah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/2015\/10\/07\/karena-laju-inflasi-jepang-masih-terlalu-rendah-boj-rate-tidak-berubah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vibiznews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Karena Laju Inflasi Jepang Masih Terlalu Rendah, BOJ Rate Tidak Berubah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#website","url":"https:\/\/vibiznews.com\/","name":"Vibiznews.com","description":"Berita Bisnis | Berita Komoditi | Berita Saham","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vibiznews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/79621817deaaa88cd6a71200e70ab52a","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vibiznews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"url":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/236273","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=236273"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/236273\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=236273"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=236273"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vibiznews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=236273"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}